Senin, 23 November 2020

DESAIN BERBASIS BITMAP DAN VEKTOR

ASSALAMU'ALAIKUM WR. WB. 


HALOOO!!Apa kabar? Semoga kalian selalu sehat yah! Oh ya, diantara kalian pernah nggak mempelajari atau mungkin sekedar pernah denger tentang hal hal yang berkaitan dengan gambar bitmap atau vektor? Nah, diblog sebelum sebelumnya itu materinya kebanyakan itu berkaitan dengan materi baru kali ini. Jadi biar ilmunya lengkap, jangan lupa dibaca semua yah! So, kita lanjut ke materi kelanjutannya yah! Let's go~


MATERI

Program aplikasi pembuat grafis berkembang sangat cepat sejak diperkenalkannya sistem GUI (Graphical User Interface). GUI mudah untuk dipelajari karena menggunakan ikon atau toolbox secara visual sebagai pengganti menu atau perintah yang berbasis command line (teks).

Berikut adalah langkah-langkah dalam membuat brosur dengan aplikasi photoshop.

  • Pertama, mengatur dokumen dengan ukuran yang benar dan pengaturan untuk mencetak. Buat dokumen baru di Photoshop, atur dimensi 216x154 mm. Dimensi ini mewakili ukuran kertas A5 dengan 3 mm bleed ditambahkan ke setiap tepi. Karena kita akan membuat atwork untuk dicetak, atur Mode Warna dengan CMYK dan Resolusi menjadi 300 Pixel / Inch.
  • Gunakan Move Tool (V) dan tombol Shift untuk membuat sebuah panduan horisontal dengan menyeret kursor dari penggaris atas. Pastikan bahwa panduan ini terletak 3 mm pada sumbu Y.
  • Ulangi proses yang sama untuk membuat panduan di setiap tepi dokumen. Pastikan bahwa setiap panduan adalah inset 3 mm sama di setiap tepi.
  • Buat Gradient Overlay baru. Dalam Layer Style Panel, edit Gradient tersebut. Mengatur slider putih Lokasi menjadi 30%. Mengubah warna slider hitam untuk Pale Yellow (C = 9 M = 6 Y = 14 K = 0).
  • Tambahkan overlay gradien dari tombol fx di panel layer.
  • Kemudian menyesuaikan gradien Anda dengan warna yang Anda inginkan untuk dokumen
  • Gunakan Rectangle Tool (U) untuk membuat empat persegi panjang baru. Atur ukurannya 216 mm dengan 56 mm.
  • Sejajarkan persegi panjang ke sudut kiri atas dokumen. Isi dengan Dark Brown (C = 49 M = 74 Y = 80 K = 70).
  • Gunakan Pen Tool (P) untuk menambahkan titik anchor baru di tepi bawah persegi panjang.
  • Dengan Direct Selection Tool (A), mainkan pegangan anchor untuk membuat kurva Bezier yang bagus.
  • Ikuti langkah-langkah yang sama untuk menyesuaikan persegi panjang menjadi bentuk yang ditunjukkan di bawah.
  • Buka File> Place Embedded, kemudian pilih people-1.jpg dari Resource Pack.
  • Gunakan Move Tool (V) untuk memindahkan foto di sekitar dokumen. Tempatkan di sudut paling atas seperti yang ditunjukkan di bawah ini.
  • Buat persegi panjang baru dengan Rectangle Tool (U).
  • Atur ukurannya menjadi 216 mm dengan 100 mm.
  • Gunakan Direct Selection Tool (A) untuk menempatkan persegi panjang langsung di atas foto di sudut kiri atas.
  • Dalam opsi Panel Rectangle Tool, pilih Mask. Ini akan membuat masker vektor dipakai pada layer dengan foto.
  • Tambahkan titik anchor baru untuk mask dengan Pen Tool (P). Buat kurva Bezier melengkung dengan Direct Selection Tool (A).
  • Menggunakan alat yang sama, Pen Tool dan Direct Selection Tool, mencoba untuk menyesuaikan mask ke dalam bentuk yang ditunjukkan di bawah. Perhatikan posisi dari anchor poin dan kesederhanaan bentuk. Semakin sedikit anchor poin yang Anda gunakan, akan muncul mask akhir yang halus.
  • Buka Filter > Blur > Gaussian Blur. Atur Radius menjadi 6
  • Pilih Smart Filters mask. Gunakan Gradient Tool (G) untuk memudarkan mask dari kiri ke kanan.
  • Mengatur arah gradien dari kiri ke kanan untuk mengaburkan gambar ke arah kanan
  • Buat Layer Mask baru. Gunakan Brush Tool (B) memudarkan tangga yang ada pada foto. Gunakan beberapa naluri dasar dan kreativitas.
  • Buat Brightness / Contrast Adjustment Layer baru dengan mengklik ikon matahari di Adjustments panel Atur Brightness menjadi 40 dan Contrast menjadi 10.
  • Klik kanan pada Adjustment Layer dan pilih Create Clipping Mask. Ini akan menggunakan pengaturan brightness baru hanya untuk foto di bawah.
  • Buat Solid Color baru. Atur Fill warna menjadi Coklat (C=30 M=80 Y=100 K=30).
  • Klik pada vector mask dari layer foto. Tahan tombol Alt dan tarik mask keatas Fill Warna coklat. Tindakan ini akan menduplikasi mask yang dipilih.
  • Gunakan Direct Selection Tool (A) dan tarik anchor poin ke kanan atas menunju ke pojok kanan atas.
  • Gunakan Brush Tool (B) untuk memperihatkan beberapa wilayah foto di bawah dengan warna coklat. Atur Layer Opocity menjadi 75%
  • Gambar persegi panjang baru dengan Rectangle Tool (U).
  • Warnai persegi panjang dengan Warna Coklat Muda (C = 10 M = 65 Y = 100 K = 0).
  • Tempatkan layer dengan persegi panjang coklat muda di bawah persegi panjang coklat gelap.
  • Gunakan Pen Tool (P) dengan Direct Selection Tool (A) untuk menyesuaikan persegi panjang menjadi bentuk melengkung seperti yang ditunjukkan di bawah ini.
  • Buat Ellipse (U) baru. Atur dimensi menjadi 248 px dengan 248 px. Warnai dengan warna Coklat (C=30 M=80 Y=100 K=30).
  • Tambahkan efek Drop Shadow. Atur Opacity menjadi 14%, Distance menjadi 5 px, dan Size menjadi 15 px.
  • Tambahkan drop shadow untuk layer dari tombol fx di layer panelTweak drop shadow Anda dengan pengaturan ini
  • Buat Ellipse (U) baru. Atur dimensi menjadi 400 px dengan 400 px Warnai dengan warna biru tua (C=100 M=80 Y=45 K=50).
  • Menggunakan efek Drop Shadow yang sama dan menerapkannya ke elips. Anda dapat
  • menciptakan bayangan, atau klik kanan dan pilih Copy Layer Styledan kemudian paste
  • layer style pada elips lain. Taruh layer dengan elips biru tua di bawah elips coklat.
  • Tambahkan teks dengan Type Tool (T). Tutorial ini menggunakan Proxima Nova family. Ukuran judul atas 17 pt. Tambahkan sisa teks, dengan masing-masing dilapisan yang terpisah. Gunakan Move Tool (V) untuk menempatkan pada setiap baris, seperti diuraikan dalam gambar di bawah ini.
  • Ulangi proses yang sama untuk menambahkan teks baru. Atur ukuran baris pertama menjadi 31 pt.
  • Buat judul baru menggunakan Type Tool (T). Atur huruf menjadi Proxima Nova Light dan ukurannya menjadi 18 pt.
  • Tambahkan subjudul, sekali lagi, menggunakan Type Tool (T). Atur ukuran manjadi 36 pt. Sesuaikan Character Tracking ke -10.
  • Pilih kedua teks layers. Tahan tombol Alt dan seret teks untuk menduplikasi kedua garis di bawah.
  • Sekali lagi, gunakan Type Tool (T) untuk menulis ulang teks sesuai dengan gambar dibawah ini. Posisikan teks dengan Move Tool (V).
  • Buka File> Place Embedded dan tempatkan logo vektor acme-travel-logo.ai ke dalam dokumen.
  • Kecilkan ukuran logo vektor dan taruh di sudut kanan atas.
  • Menambahkan efek Drop Shadow. Dalam Layer Style Panel, atur Opacitymenjadi 11%, Distance menjadi 3 px, dan Ukuran menjadi 16 px.
  • Buat Rectangle (U) baru. Atur ukuran menjadi 60 px dengan 28 px.
  • Pilih bentuk persegi panjang dengan Direct Selection Tool (A). Pada panel align, atur Pusat Horizontal.
  • Buka File> Place Embedded dan tempatkan foto people-11.jpg dari Resource Pack.
  • Kecilkan gambar dan tempatkan langsung pada persegi panjang.
  • Aktifkan Rectangle Tool (U), dan di panel pilihan, klik Mask. Tindakan ini akan membuat vektor mask dari persegi panjang dan menerapkannya ke foto.
  • Dengan layer foto masih dipilih, tahan Alt-Shift dan geser foto untuk menduplikasi itu.
  • Buka File > Place Embedded. Pilih foto city-5.jpg dari Resource Pack dan tambahkan ke dalam dokumen.
  • Kecilkan gambar dan letakkan di atas foto yang digandakan dengan gadis.
  • Ambil mask dari foto digandakan dengan gadis itu dan menempatkannya ke dalam gambar baru, kemudian hapus layer people-11-copy.
  • Ulangi langkah 7 sampai 9 untuk menambahkan screenshot ke dalam dokumen, kali ini tempatkan gambar peta.
  • Pilih layer peta-screenshot dan menambahkan Stroke dari tombol efek di layer panel.
  • Atur Stroke Size menjadi 2 px. Sesuaikan Position ke Inside dan atur Warnamenjadi Coklat (C = 30 M = 80 Y = 100 K = 30).
  • Gunakan Type Tool (T) untuk membuat contoh baru dari teks. Atur Ukuran menjadi 11 pt dan warna menjadi Coklat Muda (C=10 M=65 Y=100 K=0).
  • Tambahkan lebih banyak garis. Atur ukuran menjadi 9 pt, menyesuaikan Leading menjadi 13 pt, dan merubah warna menjadi abu-abu (K=90).
  • Mengikuti proses yang sama untuk membuat blok baru dari teks. Menempatkan mereka dibawah foto dengan gadis dan screenshot peta.
  • Buka File > Place Embedded Pilih icons.ai untuk mengimpor ikon ke dalam dokumen. Sebuah jendela kontekstual baru akan muncul. Pilih Calendar Icon and klik OK.
  • Kecilkan ikon dan tempatkan ke baris pertama dengan informasi waktu.
  • Ulangi proses yang sama untuk mengimpor sisa ikon dan menempatkan mereka sesuai sebelah setiap baris.
  • Gunakan Type Tool (T) untuk menambhkan teks baru. Letakkan di screenshot peta. Atur ukuran menjadi 13pt, menyesuaikan Leading menjadi 11pt, dan merubah warna menjadi Coklat Muda (C=10 M=65 Y=100 K=0).
  • Mengikuti proses yang sama untuk menambahkan baris baru teks untuk alamat. Atur ukuran menjadi 9 pt dan merubah warna menjadi abu-abu (K=90).
  • Buka File > Place Embedded, pilih icons.ai lagi dan mengimpor Globe Vector Icon kedalam dokumen.
  • Kecilkan ikon dan menempatkannya di samping alamat web.
  • Aktifkan Pen Tool (P) dan buat bentuk vektor yang akan mewakili arah di peta.
  • Dalam Options Panel, atur Stroke menjadi Dashed dan warna menjadi Coklat Muda (C=10 M=65 Y=100 K=0). Sesuaikan Stroke Width menjadi 1,5 pt.
  • Buka Stroke Options > More Options, dan atur Caps menjadi Round dan
  • sesuaikan Dashed Line: Dash menjadi 3 dan Gap menjadi 3.
  • Buat Ellipse (U) baru. Atur warna menjadi coklat (C=30 M=80 Y=100 K=30).
  • Aktifkan Pen Tool (P). Tahan tombol Alt dan klik pada titik anchor bawah. Ini akan mengubah titik anchor dari yang halus ke sudut.
  • Dengan Direct Selection Tool (A), memindahkan merubah titik anchor di bawah.
  • Menambahkan efek Drop Shadow pada pin. Gunakan pengaturan di bawah ini untuk membuatnya halus.
  • Sekali lagi, membuat Ellipse (U) baru dan dan warna Fill dengan putih. Tempatkan elips ke tengah pin. Dan itulah sentuhan akhir untuk desain brosur kami.
Setiap kali Anda merancang gambar untuk cetak digital, Anda harus berpikir warna CMYK untuk mencapai hasil terbaik. Jangan lupa untuk menambahkan bleed ke kanvas (minimal 3 mm dari setiap ujung). Jika Anda tidak yakin tentang beberapa parameter teknis lanjutan, selalu baik untuk berkonsultasi langsung dengan perusahaan percetakan untuk menghindari kesalahan atau masalah.


Nah, udah selesai! Sebenernya nih ini kan bab rangkuman ya, seharusnya. Tapi karena aku nggak terlalu bisa ngerangkum karena menurutku, semuanya adalah informasi dan ilmu yang baru aku dapet dan itu termasuk penting. Jadi agak ragu kalau harus ngurangi. Mungkin nanti akan aku perbaiki. Kalo ngerangkum aku rada memakan waktu lama. So, semoga kalian dapet ilmu baru.

WASSALAMU'ALAIKUM WR. WB.

Kamis, 19 November 2020

MEMBERIKAN EFEK PADA GAMBAR BITMAP

 ASSALAMU'ALAIKUM WR. WB.

Haloo!!! Apa kabar semuanya!! Sehat kan yah?! Hehe :)

Na, hari ini aku bawa materi rangkuman baru lagi nih! Penasaran nggak?! Pasti penasaran kan ya?Yaudahlah, langsung cus ke materinya!!


1. Efek Pada Teks

Teks merupakan kumpulan piksel-piksel yang mempunyai resolusi sama dengan file objek, sehingga bila dilakukan pembesaran objek atau zooming, teks akan tampak berundak (jaged) apabila melewati batas besar resolusi objek asli. Membuat huruf atau kata berbeda dengan membuat paragraph. Huruf dibuat dengan klik pada objek yang aktif dan kemudian menuliskan teks yang akan dimasukkan. 

Sedangkan paragraph dapat dibuat dengan : 

  • Melakukan dragging terlebih dahulu untuk menentukan area paragraph baru, kemudian menuliskan teks yang telah didefinisikan tersebut. 
  • Layer teks otomatis akan terbentuk saat mengklik objek yang aktif. Layer type tidak akan muncul sebagai layer baru saat menggunakan mode multichannel, bitmap, maupun indexed color, sebab mode ini tidak mendukung layer, sehingga teks hanya akan tampil pada layer background saja. 
  • Dalam mengatur teks. Teks dapat diatur menggunakan palet character yang dapat diaktifkan melalui Window > Character
  • Untuk mengatur paragraph teks, pilih tab Paragraph.
Type mask digunakan untuk membentuk seleksi dengan bentuk font yang dipilih. Seleksi type mask ini akan ditampilkan pada layer yang aktif, yang dapat dipindah, disalin, diisi warna dan diberi stroke. Cara membuatnya adalah :
  • Pilih layer yang akan diberi type mask.
  • Pilih Type Mask Tool, baik vertikal maupun horizontal.
  • Ketikkan pada layer baru. Teks akan tampil dengan warna mask.
  • Klik pada layer palet atau klik Commit any current edits di sebelah kanan pada option bar untuk memunculkan marquee huruf.
  • Pilih layer via copy (Ctrl+J) untuk membentuk layer baru dari hasil salinan marquee teks tersebut. Teks tidak akan tampak karena tekstur dan fill teks sama persis dengan background.
  • Tambahkan layer style glow untuk memberikan kontras objek dengan latar belakang dengan mengklik menu Layer > Layer Style > Drop Shadow.
Warping adalah fasilitas untuk mendistorsi bentuk objek dengan mengikuti bentuk shape yang dipilih. Cara melakukan warp adalah : 
  • Pilih layer type
  • Pilih Type Tool, klik tombol Warp
  • Pilih warp style dari menu Style Pup-up.
  • Pilih orientasi warp teks, horizontal atau vertikal.
  • Tentukan beberapa option: Bend, digunakan untuk mengatur besar distorsi warp. Horizontal dan Vertikal Distortion, untuk menerapkan perspektif objek.
  • Untuk membatalkan Warp, klik None.

Efek teks biasanya digunakan sebagai logo, banner, link dan judul. Jenis-jenis efek teks antara lain :

  • Teks Melengkung : Photoshop mempunyai fasilitas yaitu Warp Text yang di dalamnya menyediakan berbagai style yang bisa digunakan secara langsung untuk melengkungkan teks.
  • Teks 3D 
  • Teks Lembut : Teks yang berlatar belakang kabur, sehingga teks yang ada di atasnya terkesan lembut dan dalam mendesain halaman web.
  • Teks Gradasi : Teks yang dibuat dengan menerapkan efek gradasi warna, sehingga perpindahan atau transisi warna pada teks terlihat secara halus yang bisa terdiri atas dua warna atau lebih.
  • Teks Warna Warni : Teks yang terdiri atas beberapa warna dalam suatu tulisan, antara satu huruf dengan huruf lainnya, sehingga menimbulkan kesan ceria, ramai dan periang.
  • Teks Outline Ganda : Teks yang mempunyai dua garis pinggir denganwarna garis pinggir yang berbeda, sehingga terlihat seperti tiga buah teks dalam satu tulisan.
  • Teks Menyala : Teks yang menambah pencahayaan atau sinar yang memudar secara bertahap di luar sisi teks, seakan menyala seperti api lilin.
  • Teks Garis Bersusun : Teks yang menggunakan pola garis-garis lurus bersusun secara horizontal sebagai motifnya, terlihat lebih elegan. Banyak digunakan untuk logo perusahaan atau produk.
  • Teks Berkarat : Teks yang dibuat dengan menerapkan efek seperti besi yang sudah karatan.
  • Teks Emas : Teks yang dibuat dengan menerapkan efek kuning keemasan
  •  Teks Aqua : Teks yang menggunakan efek seperti kaca bening pada galon plastik minuman aqua dengan pendaran cahaya berwarna kebiru-biruan.
  • Teks Bertabur Perak : Teks yang menggunakan efek berupa taburan perak di atas permukaan teks.
  • Teks Api : Teks yang menggunakan efek seperti api yang mengelilingi teks tersebut.
  • Efek Ice : Teks yang memberikan kesan seperti terbungkus es.

2. Filter

Filter adalah fasilitas yang disediakan oleh aplikasi pengolah gambar bitmap photoshop untuk memberikan efek tertentu pada obyek gambar bitmap sehingga desain gambar yang dihasilkan akan lebih hidup.

Filter yang ada dalam dapat ditambah lagi macamnya dengan jalan menambahkan plug-ins filter. Plugin filter bisa didapatkan dengan cara mendownload, mengkopi atau membeli, seperti perintah digimarc yang terdapat di menu filter. Pada saat memilih salah satu filter maka akan muncul kotak dialog untuk mengatur parameter – parameter filter lebih lanjut sehingga nantinya akan didapatkan efek yang sesuai. Untuk dapat mengaplikasikan salah satu filter maka harus dipilih dahulu bagian mana dari gambar yang akan diberi effect, lalu bagian tersebut diseleksi. Filter secara garis besar dibagi menjadi 13 jenis filter.

Saat mengolah gambar bitmap fitur filter dapat dikombinasikan dengan fitur – fitur yang lainnya, misalnya selection, pewarnaan, layer mask, quick masking, adjusment image maupun adjusment layer dan lain sebagainya.

Penerapan filter - clipping mask – adjusment layer

Clipping mask merupakan suatu fitur untuk membuat sebuah gambar menyesuaikan dengan bentuk objek yang berada di bawahnya. Untuk membuat suatu layer menjadi clipping mask tekan dapat dilakukan dengan menekan tombol Alt dan gerakkan kursor mouse diantara “layer 1” dan layer “clipping mask” sampai kursor berubah menjadi icon clipping mask.

Pengunaan adjusment kali ini bersifat non distruktif. Pada percobaan kali ini akan menyajikan hasil pengolahan gambar bitmap bunga yang sebagian bungan diberi bingkai sehingga tampak fokus, bingkai diolah menggunakan clipping mask, obyek diluar bingkai akan nampak blur. Berikut ini adalah pengolahan gambar bitmap filter dan clipping mask.

  • Buka gambar bitmap yang akan di edit sebagai background layer, misal gambar bunga
  • Kemudian background layer (tekan ctrl+J) atau dengan cara klik kanan pada layer l
  • Buat layer baru di bawah layer 1 dengan cara klik create new layer pada bagian bawah layers palette sambil menekan Ctrl sehingga otomatis akan membuat layer baru di bawah layer yang sedang di pilih dan beri nama clipping mask.
  • Pilih layer clipping mask pada layer palette dan klik Rectangle tool atau tekan U pada keyboard. buat bentuk Rectangle pada bagian yang ingin di fokuskan
  • Langkah berikutnya me-clipping mask layer clipping mask dengan cara tekan Alt dan gerakkan kursor mouse diantara “layer 1” dan layer “clipping mask” sampai kursor berubah menjadi icon clipping mask.
  • Ketika icon clipping mask sudah muncul maka klik dengan mouse untuk membuat clipping mask.terlihat tidak terjadi apa-apa pada image akan tetapi pada layer palette “layer 1” akan ada tanda indent ke kanan yang berarti telah di potong oleh vector shape dibawahnya.
  • Pastikan layer “clipping mask” masih terpilih kemudian klik pada icon layer styles pada bagian bawah palette dan pilih Stroke dari daftar layer styles dan atur size sesuaikan dengan ukuran image, position set pada Inside yang berarti border berada di dalam shape kemudian atur juga ganti color dengan warna putih.
  • Tambahkan bayangan dengan menambahkan drop shadow pada blending option,atur angle, distance & opacity
  • Gunakan free transform atau tekan Ctrl+T untuk merotasi objek “clipping mask” dan juga menskala sesuai dengan yang di kehendaki.tekan enter jika sudah mendapatkan skala dan rotasi yang inginkan.
  • Copy background layer kemudian gunakan eyedropper tool untuk mengambil sampel warna yang nantinya akan di gunakan untuk mewarnai layer background copy.
  • Pilih layer background copy kemudian klik pada New adjustment layer pada bagian bawah palette layer dan pilih Hue/saturation dan ketika muncul kotak dialog hue/saturation centang bagian colorize.
  • Tetap pada layer background copy tambahkan filter blur pilih blur radial, pada dialog box blur radial pilih zoom dan atur juga nilai amount dari radial blur.
  • Klik Ok untuk mengakhiri perintah

3. Layer Style dan Style

LLayer Styles berhubungan dengan layer content. Efek blending option pada layer dapat diubah - ubah layer sesuai dengan kebutuhan desain. Layer style secara garis besar dapat dibagi menjadi 2 yaitu style dan blending options. Bila ingin membuat efek yang detail sesuai dengan keinginanan dapat menggunakan layer style – blending option sebagai jalan keluarnya. Efek layer style- blending options dapat bisa dibuat sendiri dengan menggunakan macam efek pilihan serta seting parameter. Saat layer diberi efek maka akan terlihat pada layernya

Styles merupakan cara cepat untuk memberikan spesial efek yang dapat diterapkan untuk suatu layer pada aplikasi pengolah gambar bitmap photoshop. Bisa dikatakan bahwa style adalah tambahan efek yang akan diberikan terhadap suatu layer. Dengan menggunakan efek layer style dapat mempercantik desain sekaligus mempercepat pekerjaan karena style yang disediakan pada layer style tinggal di klik maka langsung bisa dilihat hasilnya. 

Aplikasi pengolah gambar bitmap photoshop menyediakan banyak Layer Style Presets, semua efek tersebut dapat diakses melalui (Window Styles) maka akan muncul Palette Styles 

Untuk menerapkan layer mode pada aplikasi pengolah gambar bitmap ini, sedikitnya dibutuhkan 2 layer agar terlihat efek dari layer mode tersebut. Berikut adalah langkah-langkah untuk menerapkan layer mode.

  • Buat file baru yang terdiri dari minimal 2 layer. 1 layer berisi gambar bitmap dan 1 layer diberi warna
  • Pilih layer aktif pada layer atas ganti layer mode normal dengan blend mode yang di inginkan

4. Adjustments

Pada dasarnya adjustment itu sendiri ada dua jenis penerapan, yaitu image adjustment dan layer adjustment. Fungsi dari image adjustment dan layer adjustment hampir sama, yaitu sama-sama untuk pengaturan/pengubahan warna. Hal yang membedakan keduanya, yaitu jika layer adjustment bersifat non destruktif sedangkan image adjustment bersifat destruktif. Icon layer adjustment terdapat pada bagian bawah layer berupa lingkaran setengah hitam dan setengah bagian berwarna putih. Ketika icon layer adjustment diklik maka akan muncul pilihan layer adjustment yang dibagi 4 kelompok yang berisi 17 adjustment layer

Berikut ini penerapan layer adjustment untuk sebagian area dari gambar yang diseleksi.

  • Area yang klasik hitam putih menggunakan yang akan di beri efek adjustment memberikan efek pada diseleksi diberi nuansa black white. 
  • Klik magnetic lasso tool untuk menyeleksi area yang tidak terkena efek klasik black&white
  • Arahkan magnetic lasso tool ke bagian kecambah
  • Klik menu select > inverse, hal ini bertujuan untuk membalik area yang terseleksi 
  • Klik icon adjustment > black&white maka akan muncul kotak dialog adjustment – black&white. 
  • Atur parameter adjustment > black&white seperti pada contoh berikut
  • Klik OK untuk mengakhiri perintah dan akan menghasilkan perubahan tampilan

Wah, akhirnya kita ketemu disini berarti udah sampai diujung blog kali ini. Dan seperti biasa, aku harap kalian bisa mendapat ilmu baru yang bermanfaat!


WASSALAMU'ALAIKUM WR. WB.

Minggu, 08 November 2020

Penggabungan gambar dan teks berbasis Bitmap

 Assalamu'alaikum wr. wb. 

Halooo!!! Ketemu lagi yah! Semoga kalian nggak bosen dapet ilmu dari blog ini ya. Sekarang ada materi baru lagi, jadi disimak aja lah yah!

Materi

1. Photoshop

Photoshop adalah salah satu perangkat lunak yang dikhususkan untuk pengeditan foto/gambar dan pembuatan efek, yang sangat baik untuk membuat desain grafis dalam bentuk bitmapBentuk grafik yang berdasarkan vektor dan teks bisa ditransfer menjadi image yang berdasarkan pixel untuk mendapatkan efek desain yang lebih sempurna. area kerja default photoshop CS3 terbagi terbagi menjadi beberapa komponen utama yaitu sebagai berikut :



  • Title Bar adalah jendela yang berisi informasi program yang sedang dijalankan. Tittle Bar dapat dipindahkan dengan cara meng-kliknya dua kali dan menggesernya ke posisi yang diinginkan.
  • Menu Bar berisi perintah utama seperti membuka file, menyimpan file, mengubah ukuran gambar, filter dan lain-lain.

  • Option Bar berisi pilihan pengaturan dari tool yang dipilih. 

  • Active Image Area menampilkan gambar yang sedang dikerjakan.
  • Tool Box berisi berbagai macam tool atau alat-alat yang digunakan untuk mengedit, atau membuat sebuah karya grafis.
  • Palet berisi tentang informasi mengenai image atau gambar yang dikerjakan, yang mencakup Layer , History, Navigator, Color dan lain sebagainya.
  • Layer = lapisan transparan yang saling bertumpuk antara satu lapisan dengan lapisan yang lain sehingga membentuk sebuah gambar baru agar objek-objeknya tidak mengganggu satu sama lain.

    Untuk
     dapat merubah atau menambah objek dengan memakai palet layer cukup dengan tekan Add a layer style, Add layer mask,create a new set, create new fill or adjustment layer,create a new layer dan delete layer.
              2. Gabung Multilayer

              Layer digunakan untuk menggabungkan beberapa gambar menjadi satu gambar, gambar yang berada pada layer atas maka akan berada pada tumpukan yang paling atas dan bisa menutupi tumpukan gambar yang berada dibawahnya. 


              Langkah – langkah untuk mengabungkan gambar dengan multi layer adalah sebagai berikut:
              • Buat file baru pada aplikasi pengolah gambar bitmap photoshop dengan perintah file new (ctrl + N), kemudian akan muncul kotak sebagai berikut 

              • Beri nilai width = 400, height = 400, background contents : background color dan kemudian klik OK
              • Buka file gambar yang akan digabung dengan jalan klik menu file open (ctrl + O), kemudian akan terbuka kotak dialog untuk memilih file.
              • Cari file yang akan digabungkan misalnya garfield1.jpg dan bart_simpson.jpg. 
              • Sehingga pada lembar kerja photoshop akan terbuka 3 file

              • Klik dan drag file bart_simpson.jpg ke file yang berisi background warna kuning, sehingga gambar bart_simpson akan tercopi di file ber-background kuning

              • Saat bart_simpson.jpg tergandakan difile baru maka otomatis akan terbentuk layer baru yang bernama layer 1.
              • Kemudian klik dan drag file garfield1.jpg ke file yang berisi background warna kuning, sehingga gambar garfield1.jpg akan tercopi di file ber-background kuning

              • Klik horizontal type tool dan ketikan teks untuk judul gambar , misalnya the simpson & garfield.
              • Maka akan muncul teks “the simpson & garfield” pada gambar gabungan dan secara otomatis akan muncul layer baru sehingga total layer yang terbentuk adalah 4.


              3. Selection Tool

              Pada aplikasi pengolah gambar bitmap disediakan beberapa teknik dan perangkat seleksi yang mudah untuk digunakan, diantaranya adalah menggunakan magic wand, lasso tool, marque tool. Berikut adalah contoh penggabungan gambar bitmap yang sebelumnya menggunakan pemilihan bagian gambar dengan teknik seleksi. 
              • Seleksi untuk gambar yang akan digandakan, gunakan salah satu teknik seleksi yang ada misalnya dengan lasso tool

              • Lalu buka file gambar yang akan ditempel oleh gambar yang telah diseleksi tersebut.
                yang kedua.

                 
              • Letakkan kedua gambar berdampingan agar pada saat mendragnya lebih mudah.

              • Lalu drag gambar yang diseleksi dengan menggunakan move tool menuju gambar

              • Atur posisinya agar sesuai yang diinginkan

              4. Layer Masking

              Pemberian layer masking pada suatu layer bertujuan untuk menyembunyikan bagian tertentu dari layer. Layer masking set warna pada layer, bila diset warna hitam artinya untuk menyembunyikan gambar dan warna putih untuk menampilkan gambar. Layer Mask menutup Layer. Untuk menggabungkan dua gambar dengan perpotongan latar belakang halus dapat menggunakan teknik layer masking yang dipadu dengan gradient tool. Langkah langkah penggabungan gambar dengan layer masking dan gradient tool dapat dilakukan sebagai berikut.
              • Siapkan 2 buah file gambar yang akan digabungkan, misalnya gambar gedung berlatar awan biru dan gambar awan sore hari

              • Pindahkan gambar B ke file gambar A dengan jalan klik dan drag gambar B ke file gambar A.

              • Kemudian atur ukuran gambar B agar sesuai dengan komposisi gambar A, untuk
                mengubah ukuran gambar B dapat menggunakan perintah edit free transform.
              • Pastikan foreground color berwarna hitam.
              • Pastikan layer gambar B aktif, kemudian klik “add vektor mask”.
              • Klik gradient tool kemudian arahkan ke gambar yang akan digabung, tarik garis dari bawah ke atas

              • Setelah itu akan menghasilkan penggabungan gambar seperti dibawah ini.


              5. Quick Masking

              Untuk mengaktifkan quick mask dengan menekan tombol Q pada keyboard atau memilih tool Quick Mask Mode. 


              Prinsip kerja dari quick mask menggunakan channel secara live tanpa harus memilih layer pada panel pallete dari channel tersebut. Pada mode quick mask terdapat bahwa bagian yang tidak dipilih akan terbungkus lapisan berwarna merah, istilahnya rubylith. Untuk menutup gambar dengan rubylith dan klik mode quick mask pada tool box kemudian tekan ALT+Del.


              Pada penerapan quick mask dengan bantuan tool brush akan menggabungkan 2 gambar, dimana gambar A akan disembunyikan backgroundnya dan digantikan background gambar B.
              • Buka 2 file gambar yang akan digabungkan

              • Langkah berikutnya masking bagian gambar A dengan jalan klik tool quick masking atau tekan “Q”.
              • Set foreground berwarna hitam.

              • Klik tool brush dan sesuaiankan diameter dari tool brush, dalam percobaan ini menggunakan diameter 77 – 53 – 30. Dan hardness sebesar 0%.

              • Arahkan brush ke area background gambar A yang akan disembunyikan, yang ditandai dengan munculnya rubylith pada gambar.

              • Setelah selesai untuk memasking (yang akan disembunyikan berwarna merah) , klik “edit in standard mode mode” untuk menghilangkan ara rubylith

              • Klik drag area yang terseleksi pada gambar A ke gambar B

              • Kemudian sesuaikan ukuran dan posisi obyek gambar A dengan menggunakan “free transform” agar sesuai dengan background dan akan menghasilkan gambar seperti dibawah ini.

              Nah, ini udah akhir blognya. Jadi seperti biasa, aku harap ilmunya bisa bermanfaat dan di praktekkan yah biar makin hafal. Sudah dulu ya, dan sampai jumpa di blog lain.

              Wassalamu'alaikum wr. wb.

              Jumat, 06 November 2020

              Penggabungan gambar berbasis vector

              Assalamu'alaikum wr. wb. 

              Haloooo lagi! Wah, ternyata aku dapet ilmu lagi nih buat dibagiin kekalian. Disimak yah!!

              Gambar Vektor

              Citra vektor adalah gambar yang dibuat dari unsur garis dan kurva yang disebut vektor. Kumpulan dari beberapa garis dan kurva ini akan membentuk suatu obyek atau gambar. Merepresentasikan gambarnya tidak dengan menggunakan pixel, melaikan dengan kurva dan garis yang didefinisikan dalam persamaan matematis. Beberapa format file citra vektor di antaranya: svg, eps, wmf , cdr dan lain sebagainya.Gambar vektor tidak tergantung pada resolusi.

              Dapat diperbesar atau diperkecil ukuran gambar tanpa kehilangan detail gambarnya. Mempunyai ukuran file yang lebih kecil dan dapat diperbesar atau diperkecil bentuknya tanpa merubah ukuran filenya. dapat diolah dalam format 2 dimensi maupun 3 dimensi. Aplikasi pengolah citra vektor 2 dimensi di antara lain corel draw, adobe ilustrator, freehand, macromedia flash, Xara Extreme. aplikasi citra vektor yang diolah dalam format 3 dimensi diantaranya Maya 3D, Strata 3D CX, Ulead COOL 3D, Swift 3D, AutoCad, 3D Home Architect, google sketchup dan lain sebagainya.

              1. CorelDraw

              CorelDraw, pertama kali diluncurkan ada 1989. CorelDraw memiliki perbedaan aplikasi pengolah grafis vektor yang lainnya. Perbedaan tersebut diantaranya CorelDraw adalah suatu paket software grafis, bukan hanya sebuah editor gambar berbasis vektor. Peralatan – peralatan yang ada
              memungkinkan penggunanya untuk mengatur kontras, keseimbangn warna bahkan mengubah dari mode RGB (Red Green Blue) menjadi CMYK (Cyan Magenta Yellow). Khusus untuk gambar bitmap dapat diubah dengan Corel PhotoPaint.
              • Page Navigator : Page Navigator merupakan sekumpulan informasi dan tombol perintah untuk pindah dari satu halaman (page) ke halaman lain.
              • Color palettes : Fungsi dari color palattes adalah untuk memberi warna pada obyek . Warna bisa diberikan pada bidang objek maupun garis tepi dari obyek.
              • Toolbox : Toolbox adalah bagian yang memuat tombol-tombol perintah yang digunakan untuk membuat dan memodifikasi objek.
              Langkah – langkah untuk mengatur posisi urutan objek adalah sebagai berikut :
              • Klik Pick tool dan pilih objek, pada contoh dibawah obyek yang akan diubah urutanya adalah obyek oval kecil dengan urutan paling belakang (urutan ke 3) akan dipindah ke depan
              • Pilih menu Arrange Order to front of page maka obyek akan bergeser menjadi urutan paling depan
              • Perintah To Front Of Page dapat digantikan dengan shortcut key Ctrl+Home
              • Untuk obyek menggeser menjadi urutan paling depan dapat pula menggunakan perintah Arrange Order To Front Of Layer atau shortcut key Shift+PgUp .
              Pada perintah Arrange Order , selain To Front Of Page dan To Front Of Layer terdapat pula perintah lainnya yaitu :
              • To Back Of Page atau Ctrl+End untuk memindah objek ke urutan paling bawah.
              • To Back Of Layer atau Shift+PgDn untuk memindah objek ke urutan paling bawah.
              • Forward One atau Ctrl+PgUp untuk memindah objek agar naik satu tingkat ke depan
              • Back One atau Ctrl+PgDn untuk memindah objek agar turun satu tingkat
              • Reserve Order untuk membalik urutan seluruh objek terpilih.
              • In Front Of untuk memindah objek di atas objek tertentu. Setelah memilih perintah ini, akan diminta untuk memilih objek acuan untuk menentukan posisi objek.
              • Behind untuk memindah objek di bawah objek tertentu. Setelah memilih perintah ini, kemudian akan diminta untuk memilih objek acuan untuk menentukan posisi objek. Menggabung obyek pada CorelDraw dapat dilakukan dengan perintah Combine dan weld.
              Berikut ini akan dilakukan penggabungan obyek dengan menggunakan perintah weld, adapun langkahnya adalah sebagai berikut : 
              • Klik Pick tool dan seleksi objek-objek yang akan digabung.
              • Klik menu Arrange Shaping Weld
              • Kemudian kedua objek tersebut akan digabung menjadi objek tunggal yang warna tunggal(satu warna)
              • Selain itu cara di atas, perintah weld dapat digunakan dengan jalan mengklik tombol Weld pada property bar.
              • Penggabungan obyek menggunakan perintah combine dapat dilakukan dengan jalan klik menu Arrange Combine, atau tekan Ctrl+L, atau tekan tombol Combine pada property bar.
              Memotong objek dengan Trim adalah memotong objek dengan posisi objek pemotong berada di atas objek yang akan dipotong. Langkah – langkah untuk memotong objek menggunakan perintah Trim adalah sebagai berikut :
              • Klik Pick tool dan pilih objek yang akan digunakan untuk memotong, yaitu objek oval dan obyek yang akan dipotong adalah kotak
              • Tekan Shift dan klik objek yang akan dipotong, yaitu objek kotak
              • Klik menu Arrange Shaping Trim
              • Atau klik tombol Trim pada property bar.
              • Selanjutnya, pindahkan posisi objek persegi untuk melihat hasil perpotongan
              Selain dengan Trims dapat pula dilakukan pemotongan dengan simplify. Dengan perintah simplify digunakan untuk memotong objek yang telah terletak di bawah objek lain. Langkah untuk memotong objek dengan Simplify adalah sebagai berikut :
              • Klik Pick tool dan pilih objek yang akan dipotong.
              • Klik menu Arrange Shaping Simplify
              • Atau tekan tombol saling memotong objek yang ada di bawahnya.
              • Pindahkan objek-objek yang telah terpotong sehingga tampak seperti gambar berikut.

              Suatu objek dapat dibuat dari objek lain dengan membuat objek baru berdasarkan gabungan dari beberapa objek tanpa harus menghilangkan objek asli. Perintah Intersect digunakan untuk menciptakan sebuah objek baru berdasarkan perpotongan beberapa objek yang terseleksi. Langkah - langkah untuk menciptakan objek baru menggunakan Intersect adalah sebagai berikut :
              • Klik Pick tool dan seleksi beberapa objek sumbernya.
              • Klik menu Arrange Shaping Intersect
              • Atau klik tombol intersect pada property bar.
              • Perpotongan antar dua objek tersebut akan membentuk objek baru yang dihasilkan dari irisan kedua obyek asli (kotak dan lingkaran)
              • Klik dan geser posisi objek hasil perpotongan ke posisi lain untuk melihat hasilnya
              Shape tool menggunakan fasilitas yang digunakan untuk memodifikasi bentuk objek. Fungsi dari tool yang terdapat pada menu shape yang lebih di pergunakan untuk memodifikasi objek.

              Pada Shape Editing berisi tool-tool yang dapat anda gunakan untuk mengubah dan memodifikasi bentuk objek. Berikut adalah penggunaan smudge brush untuk memodifikasi obyek persegi. Buat objek persegi panjang dengan pen tool ataupun rectangle tool.
              • Klik smudge brush . Atur ukuran brush Nip size pada property bar, misal 1 cm.
              • Klik tahan dan geser smudge brush dari dalam objek keluar objek.
              2. Kombinasi Objek

              Kombinasi atau Combine objek vector maksudnya jika 2 atau lebih objek saling tumpang tindih apabila di Combine akan menciptakan bagian objek kosong. Hasil Combine tersebut apabila di beri background berwarna dibelakangnya bagian objek kosong tembus pandang dan terlihat background-nya.


              Untuk mencipatakan gambar diatas kita memerlukan 2 bagian objek yaitu objek
              Grunge texture dan objek Text, seperti dibawah ini;

              • Pertama siapkan objek Grunge texture vector.

              • Tekan tombol F8 klik mouse diatas Grunge texture vector dan mulai mengetik, misalkan ketik huruf "A", selanjutnya tekan tombol spasi untuk kembali ke Pick tool, tekan tombol Ctrl+A untuk menyeleksi semua objek;

              • Nah ini langkah yang penting yaitu perintah Combine, setelah semua objek terseleksi tekan tombol Combine di Property Bar atau langkah sederhana tekan tombol Ctrl+L di Keyboard

              • Sehingga hasilnya seperti gambar dibawah ini.
              Efek

              1. Efek Dasar Objek Pada CorelDraw
              • Membuat Efek Blend : Efek Blend adalah efek yang mengisi ruang yang kosong dengan bentuk 3D pada dua objek yang telah dibuat.
              • Membuat Efek Countour : Efek Countour adalah efek yang memberi bagian-bagian yang sama dengan ukuran atau resolusi yang sebanding didalam objek aslinya.
              • Membuat Efek Distort : Efek Distort adalah efek yang dapat merubah bentuk objek aslinya menjadi abstrak dengan perintah yang kita inginkan.
              • Membuat Efek Drop Shadow : Efek Drop Shadow adalah efek untuk memberi sebuah bayangan pada objek yang dapat kita atur arah datang cahayanya.
              • Membuat Efek Envelope : Efek Envelope adalah efek yang memungkinkan kita untuk menyunting objek yang telah kita buat, fungsi ini hampir sama dengan Shape Tool
              • Membuat Efek Extrude : Efek Extrude adalah efek yang dapat membuat satu objek menjadi 3D dengan dimensi yang dapat kita atur sendiri.
              • Membuat Efek Transparency : Efek Transparency adalah efek yang merubah objek menjadi transparan.
              2. Efek Outer Glow CorelDraw

              Siapkan gambar vector seperti gambar di bawah menggunakan pen tool atau Bezier tool. Ini dapat dilakukan dengan tracing. Langkah-langkah dalam membuat efek outer glow yaitu:


              • Beri warna hitam objek kurva gambar orang climbing caranya seleksi objek kemudian klik warna hitam di Color Palette letaknya di pojok kanan.

              • Beri juga warna hitam pada objek kotak yang fungsinya sebagai background

              • Selanjutnya seleksi objek kurva gambar orang climbing, pada menu Toolbox pilih Drop Shadow tool dan pada Property Bar klik drop down Preset list pilih Small Glow, hasilnya akan berwarna gradasi putih.

              • Untuk mengganti warna, misalnya kita ganti warna orange pada Shadow color yang letaknya di Property bar

              • Sehingga warna bayangan akan berubah menjadi orange, seperti gambar dibawah ini

              • Kita bisa memperhalus efek tersebut dengan cara break apart atau tekan Ctrl+K di keyboard efek Drop Shadow tersebut, kemudian pada menu Bitmaps pilih Convert To Bitmap, setelah itu masih pada menu Bitmaps > Blur > pilih Gaussian Blur. Atur pada slider Radius untuk memperhalus objek bitmap tersebut.

              • Hasil akhir seperti gambar dibawah ini, selesai

              3. Efek Powerclip

              Untuk langkah yang pertama kita buat tulisan yang akan di masuki gambar dengan Text Tools. Setelah itu kita siapkan gambar dengan cara mengimport atau drag. Jika sudah tinggal kita proses cara memasukan gambar ke dalam tulisan dengan PowerCLIP
              • Cara-nya klik gambar masuk ke menu Object > Powerclip > Place Inside > Frame. Kemudian arahkan panah pada tulisan.

              • Jika sudah maka untuk hasil-nya bisa seperti berikut ini.


              Wah akhirnya bisa sampe di penguhujung blog kali ini ya! Dan seperti biasa, aku harap jika ilmu yang kalian dapat dari blog ini bisa selalu bermanfaat danmembantu yah! Tetep tunggu update an blog berikutnya ya, karena masih banyak ilmu yang belum dibagikan.

              Wassalamu'alaikum wr. wb.

              Menggambar Prespektif - pengertian, jenis dan teknik

              Assalamu'alaikum wr. wb.


              Haloooo!!! Apa kabar nih? Sudah lama tak berjumpa^_^ Iya sih, soalnya blog ini diisi pas ada tugas aja. Kalo buat lainnya udah ada blog lain:) udah ya, lanjut ke materi selanjutnya aja deh. Cuss~


              Gambar Bentuk

              Menggambar bentuk adalah cara menggambar dengan meniru obyek dan mengutamakan kemiripan rupa. Semakin mendekati kemiripan rupa, berarti gambar bentuk yang dibuat semakin sempurna. Obyek gambar bentuk dapat berupa benda-benda mati, flora, fauna, manusia atau alam benda.


              • Bentuk Kubistis
              Bentuk kubistis adalah bentuk-bentuk yang menyerupai kubus atau benda yang bentuk dasarnya kubus. Contohnya : TV, meja, kursi, kulkas, lemari

              •  Bentuk Silindris
              Bentuk silindris adalah benda yang bentuk dasarnya menyerupai silindris atau bulat. Contohnya : gelas, botol, bolam lampu, bola, kendi, teko, ember, guci, cangkir , kaleng dan piring

              •  Bentuk Bebas
              Bentuk bebas adalah benda yang bentuknya tidak beraturan atau yang tidak termasuk kubistis dan silindris. Contohnya : kain, buah-buahan, bunga, busana



              Prinsip-prinsip seni rupa yang perlu diperhatikan dalam menggambar bentuk adalah sebagai berikut :

              •  Perspektif
              Perspektif merupakan prinsip atau kaidah yang penting dalam menggambar bentuk. Gambar yang hendaknya sesuai dengan keadaan yang sebenarnya, yaitu gambar yang dekat kelihatan besar dan sebaliknya. Gambar dengan hukum perspektif berarti menggambar dengan pandangan satu arah atau dua titik lenyap.

              • Proporsi
              Yang diamaksud dengan prinsip proporsi dalam menggambar bentuk adalah
              kesebandingan, keseimbangan, atau kesesuaian bentuk dan ukuran suatu benda antara bagian yang satu dengan yang lain.

              • Komposisi
              Komposisi dalam menggambar bentuk dapat di artikan sebagai suatu susunan atau letak obyek gambar.

              • Gelap-terang (Half-Tone)
              Benda akan terlihat oleh mata kita bila terkena cahaya. Bagian benda yang terkena cahaya akan tampak terang, sedang bagian benda yang tidak kena cahaya akan tampak gelap.

              • Bayang-bayang (shadow)
              Dalam menggambar bentuk, peranan bayang-bayang akan sangat menentukan untuk terciptanya kesan tiga dimensi.

              Teknik menggambar bentuk ada enam, yaitu linear, blok, arsir, dusel, pointilis dan aquarel :

              1) Linear merupakan cara menggambar obyek gambar dengan garis sebagai unsur yang paling menentukan, baik garis lurus atau garis lengkung.

              2) Blok merupakan cara menggambar dengan menutup obyek gambar satu warna, sehingga tampak bentuk globalnya (siluet).

              3) Arsir merupakan cara menggambar dengan garis-garis sejajar atau menyilang untuk menentukan gelap terang obyek gambar sehingga tampak seperti tiga dimensi.

              4) Dusel merupakan cara menggambar yang penentuan gelap terang obyek gambar menggunakan pensil gambar yang digoreskan dalam posisi miring (rebah)

              5) Pointilis merupakan cara menggambar yang dalam menentukan gelap terang objek gambar menggunakan pensil atau pena gambar dengan dititik-titikkan. Teknik penggambaran pointilis dilakukan dengan membuat titik-titik sebanyak mungkin sehingga menampilkan sebuah bentuk yang diinginkan

              6) Aquarel merupakan cara menggambar dengan menggunakan cat air dengan sapuan warna yang tipis, sehingga hasilnya tampak transparan atau tembus pandang.

              1. Teknik Linear

              Teknik linear dalam membuat gambar bentuk merupakan cara menggambar objek dengan garis sebagai unsur yang paling menentukan.

              2. Teknik Blok

              Teknik blok dalam membuat gambar bentuk merupakan cara menggambar obyek dengan memenuhi warna ke benda yang dijadikan model.

              3. Teknik Arsir

              Teknik arsir merupakan cara menggambar dengan garis-garis sejajar atau menyilang untuk menentukan gelap terang obyek gambar sehingga tampak seperti tiga dimensi.

              4. Teknik Dusel

              Teknik dusel merupakan cara menggambar yang penentuan gelap terang obyek gambar menggunakan pensil gambar yang digoreskan dalam posisi miring (rebah). 

              5. Teknik Pointilis

              Teknik Pointilis merupakan cara menggambar yang dalam menentukan gelap terang objek gambar menggunakan pensil atau pena gambar dengan dititik-titikkan. Teknik penggambaran pointilis dilakukan dengan membuat titik-titik sebanyak mungkin sehingga menampilkan sebuah bentuk yang diinginkan

              6. Teknik Aquarel

              Teknik aquarel merupakan cara menggambar dengan menggunakan cat air dengan sapuan warna yang tipis, sehingga hasilnya tampak transparan atau tembus pandang.



              2. Gambar Perspektif

              Perspektif atau sudut pandang adalah teknik atau metode untuk menggambar objek-objek berupa benda, ruang (interior), dan lingkungan (eksterior) yang ukurannya lebih besar dari manusia.

              Dua hal yang harus dijadikan patokan dalam teknik menggambarperspektif sebagai berikut:

              • Titik hilang yaitu titik terjauh dari jangkauan. Jarak pandang mata dan titik hilang selalu terletak di dalam garis horizon.

              • Garis horizon yaitu garis khayal mata (tidak nyata). Di mana kita berada, di situlah garis horizon berada.



              Wah udah di ujung aja yah! Semoga kalian dapat ilmu baru dan bermanfaat. Mungkin kalo ada ilmu lagi bakal di share disini. Tetep setia nunggu ya!

              Wassalamu'alaikum wr. wb.

              Apa itu Efek Dunning-Kruger? Merasa Paling Tahu Padahal Salah? Bisa Jadi kamu Terjebak Fenomena Ini

              Pernah ketemu orang yang sok tahu banget, padahal salah? Atau jangan-jangan kalian salah satu dari mereka yang pernah ngerasain paling jago ...