Minggu, 29 Maret 2020

DIGITAL CITIZENSHIP

Assalamualaikum wr. wb.

Untuk saat ini, kita akan membahas tentang digital citizenship. Apa maksudnya? Langsung simak aja yuk.



A. Memahami Konsep Kewarganegaraan Digital



1) Kewarganegaraan Digital

 Dalam hal berkomunikasi, dunia maya tidak jauh berbeda dengan dunia nyata. Komunikasi antarindividu, maupun beberapa individu sekaligus dapat terjadi baik didunia maya maupun dunia nyata. Namun, sifat dunia maya yang tidak mempertemukan individu-individu tersebut secara langsung mengakibatkan menipisnya, bahkan hilangnya norma sopan santun, tanggung jawab dan etiket dalam berkomunikasi.

 Apakah kalian menggunakan internet untuk berbagi (share) informasi, berkomunikasi dengan rekan, mengomentari, bermain games, mengunduh bahan untuk mengerjakan tugas, atau membeli barang secara daring? Jika "iya", maka kalian adalah seorang warga digital. Apa sih warga digital?

 Warga digital adalah orang yang sadar apa yang baik apa yang salah, menunjukkan kecerdasan perilaku berteknologi, dan membuat pilihan yang tepat ketika menggunakan teknologi. Warga Digital merupaka individu yang memanfaatkan TI untuk membangun komunitas, bekerja, dan berekreasi. Secara umum telah memiliki pengetahuan dan mlkemampuan mengoperasikan TI untuk berkomunikasi maupun mengekspresikan sebuah ide.

 Kewarganegaraan digital dapat didefinisikan sebagai norma perilaku yang tepat dan bertanggung jawab terkait penggunaan teknologi.

 Kewarganegaraan digital adalah konsep yang dapat digunakan untuk memberikan pengetahuan mengenai penggunaan teknologi dunia maya dengan baik dan benar.  Memiliki banyak implikasi, pemilihan kata yang tepat dalam berkomunikasi, tidak menyinggung pihak lain dalam update status, tidak membuka tautan mencurigakan dan lainnya.

 2) Komponen Kewarganegaraan Digital
Kewarganegaraan digital dibagi menjadi 9 komponen, yang dikategorikan menjadi 3 berdasarkan pemanfaatannya.

     a) Lingkungan belajar dan akademis

          Setiap orang memiliki hak yang sama dalan mengakses fasilitas IT. Namun, pengguna TIK harus menyadari bahwa tak setiap orang memiliki kesempatan yang sama dalam mengakses teknologi, baik itu dibatasi oleh infrastruktur maupun oleh lingkungan komunitas pengguna sendiri.
          Belajar menghargai hak setiap orang untuk memiliki akses ke teknologi informaasi, serta
berjuang untuk mencapai kesetaraan hak dan ketersediaan fasilitas untuk
mengakses teknologi informasi merupakan dasar dari kewargaan digital.

          Komponen 2 :  Komunikasi Digital

           Dalam lingkungan belajar, akademis, maupun lingkungan kerja dan masyarakat umum nantinya, komunikasi merupakan kewajiban yang harus dilakukan setiap orang untuk dapat bertukar informasi dan ide. Komunikasi dapat dilakukan secara 
satu arah, dua arah, antarpribadi maupun komunikasi dalam forum.
           Perkembangan teknologi digital telah mengubah sikap seseorang dalam
berkomunikasi.
           Berbagai bentuk komunikasi digital telah tersedia, seperti e-mail,
sms, chatting, forum, dan berbagai bentuk lainnya, memungkinkan setiap individu untuk terus dapat terhubung dengan individu lainnya.

         Komponen 3 : Literasi digital

          Dunia pendidikan telah mencoba untuk mengintegrasikan teknologi digital ke dalam proses belajar mengajar, sehingga siswa mampu menggunakan teknologi digital untuk mencari dan bertukar informasi.

     b) Lingkungan sekolah dan tingkah laku 

         Komponen 4 : Hak digital

           Sama halnya dengan perlindungan hak asasi di dunia nyata, para warga digital juga memiliki perlindungan hak di dunia digital. Setiap warga digital memiliki hak atas privasi, kebebasan berbicara, dll. Hak tersebut haruslah dipahami oleh setiap warga digital. Dengan adanya hak tersebut, setiap warga digital juga memiliki beberapa kewajiban yang harus dipenuhi. 

          Komponen 5 : Etiket digital

            Seringkali pengguna teknologi digital tidak peduli dengan etiket penggunaan teknologi, tetapi langsung menggunakan produk tanpa 
mengetahui aturan serta tata krama penggunaannya. Atau sudah mengetahui tetapi menganggap etiket 
digital tidak terlalu penting untuk diperhatikan.
           Seringkali para pengguna digital melupakan bahwa walaupun dalam dunia digital para pengguna tidak saling bertatap muka, tetapi perlu diperhatikan bahwa di balik setiap akun, di balik setiap posting forum, terdapat individu lainnya yang dapat tersinggung jika Anda melanggar tata krama Etiket digital dibuat dengan tujuan untuk menjaga perasaan dan kenyamanan pengguna lainnya. 


          Komponen 6 : Keamanan digital

           Dalam setiap komunitas terdapat individu yang mencuri karya, merusak, ataupun mengganggu individu lainnya. Meskipun tidak boleh berburuk sangka, kita tidak dapat mempercayai seseorang begitu saja, karena hal tersebut akan beresiko terhadap keamanan kita. Hal ini berlaku juga dalam dunia digital.

     c) Kehidupan siswa di luar lingkungan sekolah 

           Komponen 7 : Hukum digital

             Hukum digital mengatur etiket penggunaan teknologi dalam masyarakat. Warga digital perlu menyadari bahwa mencuri ataupun merusak pekerjaan, data diri, maupun properti daring orang lain merupakan perbuatan yang melanggar hukum.
             Hukum siber (cyber law) di Indonesia sendiri dapat dikategorikan menjadi 5 aspek besar.
       - Aspek hak cipta
       - Aspek merek dagang
       - Aspek fitnah dan pencemaran nama baik
       - Aspek privasi
       - Aspek yurisdiksi dalam ruang siber

           Komponen 8 : Transaksi digital

             Warga digital perlu menyadari bahwa sebagian besar dari proses jual beli telah dilaksanakan secara daring. Berbagai situs jual-beli lokal dapat dengan mudah diakses oleh penjual dan pembeli, seperti tokobagus.com, kaskus.co.id, berniaga.com, dan berbagai toko daring lainnya. 

           Komponen 9 : Kesehatan digital

            Di balik manfaat teknologi digital, terdapat beberapa ancaman kesehatan yang perlu diperhatikan, seperti kesehatan mata, telinga, tangan, bahkan keseluruhan badan. Tidak hanya kesehatan fisik, kesehatan mental dapat juga terancam jika pengguna tidak mengatur penggunaan teknologi digital. 
            Untuk mencegahnya, pengguna perlu menyadari bahaya-bahaya yang dapat ditimbulkan oleh teknologi 
digital.

3) THINK

Setelah memahami 9 komponen di atas, Anda telah menyadari pentingnya
kewargaan digital. Untuk menyederhanakan 9 komponen di atas, Anda dapat menggunakan konsep “T.H.I.N.K.” sebelum Anda berkomunikasi di dunia digital, baik itu e-mail, post facebook, twitter, blog, forum, dll T.H.I.N.K.merupakan akronim dari:
- Is it True? (Benarkah?)
Benarkah posting Anda? Atau hanya isu yang tidak jelas sumbernya?


- Is it Hurtful? (Menyakitkankah?)
Apakah post anda akan menyakiti perasaan orang lain?


- Is it illegal? (Ilegalkah?)

Ilegalkah post Anda?

- Is it Necessary? (Pentingkah?)
Pentingkah post Anda? Post yang tidak penting akan mengganggu orang lain


- Is it Kind? (Santunkah?)
Santunkah post Anda? Tidak menggunakan kata-kata yang dapat menyinggung orang lain?

4. Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik

Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik atau Undang Undang nomor 11 tahun 2008 atau UU ITE adalah UU yang mengatur tentang informasi serta transaksi elektronik, atau teknologi informasi secara umum.




Asas

Pemanfaatan Teknologi ITE dilaksanakan berdasarkan asas kepastian hukum, manfaat, kehati-hatian, iktikad baik, dan kebebasan memilih teknologi atau netral
teknologi.




Tujuan 

Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Transaksi Elektronik dilaksanakan dengan tujuan untuk:
1. mencerdaskan kehidupan bangsa sebagai bagian dari masyarakat informasi dunia;


2. mengembangkan perdagangan dan perekonomian nasional dalam rangka
meningkatkan kesejahteraan masyarakat;


3. meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelayanan publik;


4. membuka kesempatan seluas-luasnya kepada setiap Orang untuk memajukan pemikiran dan kemampuan di bidang penggunaan dan pemanfaatan Teknologi Informasi seoptimal mungkin dan bertanggung jawab; dan


5. memberikan rasa aman, keadilan, dan kepastian hukum bagi pengguna dan penyelenggara Teknologi Informasi.




  Istilah dalam Undang-Undang 

Informasi Elektronik adalah satu atau sekumpulan data elektronik, tetapi tidak terbatas pada tulisan, suara, gambar, petarancangan, foto, electronic data interchange (EDI), surat elektronik (electronic mail), telegram, teleks, telecopy atau sejenisnya, huruf, tanda, angka, Kode Akses, simbol, atau perforasi yang telah diolah yang memiliki arti atau dapat dipahami oleh orang yang mampu memahaminya.
Transaksi Elektronik adalah perbuatan hukum yang dilakukan dengan menggunakan Komputer, jaringan Komputer, dan/atau media elektronik lainnya.
Teknologi Informasi adalah suatu teknik untuk mengumpulkan, menyiapkan, menyimpan, memproses, mengumumkan, menganalisis, dan/atau menyebarkan informasi.
Dokumen Elektronik adalah setiap Informasi Elektronik yang dibuat, diteruskan, dikirimkan, diterima, atau disimpan dalam bentuk analog, digital, elektromagnetik, optikal, atau sejenisnya, yang dapat dilihat, ditampilkan, dan/atau didengar melalui
Komputer atau Sistem Elektronik, termasuk tetapi tidak terbatas pada tulisan, suara, gambar, peta, rancangan, foto atau sejenisnya, huruf, tanda, angka, Kode Akses, 
simbol atau perforasi yang memiliki makna atau arti atau dapat dipahami oleh orang yang mampu memahaminya.
Sistem Elektronik adalah serangkaian perangkat dan prosedur elektronik yang berfungsi mempersiapkan, mengumpulkan, mengolah, menganalisis, menyimpan,
menampilkan, mengumumkan, mengirimkan, dan/atau menyebarkan Informasi Elektronik.
Penyelenggaraan Sistem Elektronik adalah pemanfaatan Sistem Elektronik oleh penyelenggara negara, Orang, Badan Usaha, dan/atau masyarakat.
Jaringan Sistem Elektronik adalah terhubungnya dua Sistem Elektronik atau lebih, yang bersifat tertutup ataupun terbuka.
Agen Elektronik adalah perangkat dari suatu Sistem Elektronik yang dibuat untuk melakukan suatu tindakan terhadap suatu Informasi Elektronik tertentu secara otomatis yang diselenggarakan oleh Orang.
Sertifikat Elektronik adalah sertifikat yang bersifat elektronik yang memuat Tanda Tangan Elektronik dan identitas yang menunjukkan status subjek hukum para pihak dalam Transaksi Elektronik yang dikeluarkan oleh Penyelenggara Sertifikasi Elektronik.
Penyelenggara Sertifikasi Elektronik adalah badan hukum yang berfungsi sebagai pihak yang layak dipercaya, yang memberikan dan mengaudit Sertifikat Elektronik.
Lembaga Sertifikasi Keandalan adalah lembaga independen yang dibentuk oleh profesional yang diakui, disahkan, dan diawasi oleh Pemerintah dengan kewenangan mengaudit dan mengeluarkan sertifikat keandalan dalam Transaksi Elektronik.
Tanda Tangan Elektronik adalah tanda tangan yang terdiri atas Informasi Elektronik yang dilekatkan, terasosiasi atau terkait dengan Informasi Elektronik lainnya yang digunakan sebagai alat verifikasi dan autentikasi.
Penanda Tangan adalah subjek hukum yang terasosiasikan atau terkait dengan Tanda Tangan Elektronik.
Komputer adalah alat untuk memproses data elektronik, magnetik, optik, atau sistem yang melaksanakan fungsi logika, aritmetika, dan penyimpanan.
Akses adalah kegiatan melakukan interaksi dengan Sistem Elektronik yang berdiri sendiri atau dalam jaringan.
Kode Akses adalah angka, huruf, simbol, karakter lainnya atau kombinasi di antaranya, yang merupakan kunci untuk dapat mengakses Komputer dan/atau Sistem Elektronik lainnya.
Kontrak Elektronik adalah perjanjian para pihak yang dibuat melalui Sistem
Elektronik.
Pengirim adalah subjek hukum yang mengirimkan Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik.
Penerima adalah subjek hukum yang menerima Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik dari Pengirim.
Nama Domain adalah alamat internet penyelenggara negara, Orang, Badan Usaha, dan/atau masyarakat, yang dapat digunakan dalam berkomunikasi melalui internet, yang berupa kode atau susunan karakter yang bersifat unik untuk menunjukkan lokasi tertentu dalam internet.
Orang adalah orang perseorangan, baik warga negara Indonesia, warga negara asing, maupun badan hukum.
Badan Usaha adalah perusahaan perseorangan atau perusahaan persekutuan, baik yang berbadan hukum maupun yang tidak berbadan hukum.
Pemerintah adalah Menteri atau pejabat Negara yang ditunjuk oleh Presiden. 

  Sembilan pasal UU ITE 
Mengamanatkan pembentukan Peraturan Pemerintah:
1. Lembaga Sertifikasi Keandalan (Pasal 10 ayat 2); 
2. Tanda Tangan Elektronik (Pasal 11 ayat 2); 
3. Penyelenggara Sertifikasi Elektronik (Pasal 13 ayat 6); 
4. Penyelenggara Sistem Elektronik (Pasal 16 ayat 2); 
5. Penyelenggaraan Transaksi Elektronik (Pasal 17 ayat 3); 
6. Penyelenggara Agen Elektronik (Pasal 22 ayat 2); 
7. Pengelolaan Nama Domain (Pasal 24); 
8. Tata Cara Intersepsi (Pasal 31 ayat 4); 
9. Peran Pemerintah dalam Pemanfaaatan TIK (Pasal 40); 

Catatan kritis ICW terhadap RPP tentang Penyadapan per 3 Desember 2009: 
1. Pasal 4 ayat (4) teknis operasional pelaksanaan intersepsi dilaksanakan melalui Pusat Intersepsi Nasional. 
2. Pasal 5 ayat (6) Hasil intersepsi rekaman informasi disampaikan secara rahasia kepada aparat penegak hukum melalui Pusat Intersepsi Nasional 
3. Pasal 8 Sertifikasi alat dan perangkat diatur dalam Peraturan Menteri 
4. Pasal 11 ayat (2) Dewan Intersepsi Nasional bertanggung jawab pada Presiden (tugas mengawasi pelaksanaan intersepsi di Polisi, Jaksa dan KPK) 
5. Pasal 21 ayat (2) Sebelum PIN dibentuk, Menteri dapat membentuk tim audit independen. 
6. Pasal 21 ayat (6) Jika PIN sudah terbentuk, intersepsi yg dilakukan penegak hukum harus melalui PIN. 

Untuk anda yang masih kurang paham. Karena itu saya menulis dari rangkuman saya di bawah ini. Linknya silahkan dilihat!
https://drive.google.com/file/d/1PUu8AmDIPPOakboD6YgtmMV4D5q66U3w/view

Selesai sudah semuanyan, dan semoga blog ini bisa membantu kalian. Terimakasih sudah mau mampir dan sampai jumpa di blog dan materi lainnya.

Wassalamu'alaikum wr. wb.

Sabtu, 21 Maret 2020

Storyboard

Assalamu'alaikum wr. wb.

Blog kali ini akan berisi tentang pengertian dan cara pembuatan storyboard. Penasaran? Langung baca aja, oke?

∆ Pengertian Storyboard

Storyboard adalah penyusun grafik seperti sekumpulan ilustrasi atau gambar yang ditampilkan secara 
berurutan untuk tujuan visualisasi grafik bergerak atau urutan media interaktif, termasuk interativitas website.


∆ Cara membuat storyboard adalah :

1. Memilih media yang paling cocok digunakan untuk dibuat template storyboard.

Anda bisa menggunakan papan putih yang dibagi – bagi perkolom untuk menggambarkan setiap adegan, namun ukuran yang digunakan haruslah yang lumayan besar. Jika ingin menggunakan software, Anda dapat menggunakan “Adobe Illustrator”, “storyboardthat.com”, “Microsoft PowerPoint”, “Amazon’s Storyteller”, atau “inDesign” untuk membuat template storyboard dalam bentuk vertikal maupun horisontal.

2. Membuat daftar kronologi cerita (timeline)

Seperti halnya dalam komik, storyboard yang anda buat juga harus memuat kronologi cerita secara runtut dan tentunya logis. Setiap adegan juga harus dapat menggambarkan dengan jelas tentang waktu dan tempat terjadinya, serta suasana yang ada.

3. Tentukan jalan cerita secara terperinci

Setiap adegan dalam storyboard juga harus mampu menjelaskan cerita secara keseluruhan. Ingatlah bahwa inti storyboard adalah untuk memberikan kejelasan visual dan untuk membuat setiap penonton memiliki pemahaman yang sama. Jika film yang anda buat berdurasi pendek, maka perhitungkanlah berapa banyak adegan yang sudah harus mampu melukiskan jalan cerita secara keseluruhan.

4. Isi deskripsi pada setiap kolom storyboard

Agar setiap adegan pada storyboard anda dapat menggambarkan cerita yang ada pada setiap adegan, tulislah deskripsi bagian – bagian terpenting dari setiap adegan yang ada. Hal – hal tersebut bisa berupa latar belakang, suasana, waktu, tempat, atau pelengkap lainnya yang nantinya ada saat proses pengambilan gambar.

5. Buat dan desain sketsa gambar / adegan film

Mulailah membuat adegan dengan menggambar pada storyboard anda. Karena namanya adalah sketsa, sehingga anda tidak harus menyelesaikan setiap gambar dengan sempurna. Perhatikan juga komposisi, sudut pengambilan gambar oleh kamera, jenis pengambilan film / shot, properti, aktor, dan juga efek khusus yang ada dalam setiap adegan film pendek anda.

6. Tambahkan informasi dan deskripsi penting

Informasi penting ini dapat berupa dialog yang terjadi pada setiap adegan, dan juga berapa lama waktu pengambilan gambar tersebut. Anda juga bisa memberikan nomor pada setiap kolom yang ada agar mudah dijadikan referensi ketika storyboard itu didiskusikan dengan orang lain.

7. Berikan sentuhan akhir dan selesaikan storyboard anda

Pada tahap akhir, berikan sentuhan akhir berupa pengembangan storyboard, pewarnaan, atau juga berpikir dalam tiga poin perspektif. Saat proses pengambilan gambar, berdirilah sedikit jauh dari kamera, dan kemudian berdirilah lebih dekat. Gambar yang lebih jauh dari kamera harus terlihat lebih kecil dengan kaki yang lebih tinggi, dan gambar yang lebih dekat dengan kamera harus terlihat lebih besar dengan kaki yang lebih rendah.
Contoh storyboard dalam short movie : 

Dan dibawah ini adalah contoh storyboard yang aku buat :


Semoga bisa bermanfaat dan terimakasih sudah mampir.

Wasalamu'alaikum wr. wb.

Senin, 02 Maret 2020

sumber daya pada jaringan komputer

3. 13 Menerapakan sumber daya berbagi pakai pada jaringan komputer 


a. Menjelaskan prinsip sumberdaya berbagi pakai (sharing resources) pada jaringan komputer
  
  • Pengertian sharing resource
Adalah kegiatan-kegiatan yang dilakukan secara bersama-sama oleh sekelompok perpustakaan yang tergabung dalam sebuah konsorsium atau jaringan yang bertujuan untuk meningkatkan layanan dan mengurangi biaya pengembangan koleksi.
  • Tujuan sharing resource
Agar seluruh program,peralatan atau peripheral lainya dapat dimanfaatkan oleh setiap orang yang ada pada jaringan komputer tanpa terpengaruh lokasi maupun pengaruh dari pemakai.
  • Kelebihan sharing resource 
  1. Kecepatan akses lebih tinggi karena penyediaan dan fasilitas jaringan dan pengelolaannya dilakukan secara khusus oleh satu komputer (server) yang tidak akan dibebani dengan tugas lain sebagai workstation.
  2. Sistem keamanan dan administrasi jaringan lebih baik.
  3. Sistem backup data lebih baik karena pada jaringan client server backup data dilakukan terpusat di server.
  4. Antar komputer dalam jaringan dapat saling berbagi pakai fasilitas yang dimilikinya seperti = hardisk,drive,fax atau modem,printer.
  5. Biaya operasional relatif lebih murah dibandingkan dengan tipe jaringan client server.
  6. Kelangsungan kerja jaringan tidak tergantung pada satu server.
  • Fungsi sharing resource 
Dapat menggunakan sumber daya berupa aplikasi maupun perangkat secara bersama-sama.


b. mengklasifikasikan jenis sumber daya (sharing resources) pada jaringan

Jaringan Komputer
Jaringan komputer adalah sebuah sistem yang terdiri atas komputer, software dan perangkat jaringan lainnya yang bekerja bersama-sama untuk mencapai suatu tujuan yang sama. Jaringan Komputer adalah sekelompok komputer otonom yang saling berhubungan antara satu dengan lainnya menggunakan protokol komunikasi melalui media komunikasi sehingga dapat saling berbagi informasi, program – program, penggunaan bersama perangkat keras seperti printer, harddisk, dan sebagainya. Selain itu jaringan komputer bisa diartikan sebagai kumpulan sejumlah terminal komunikasi yang berada diberbagai lokasi yang terdiri dari lebih satu komputer yang saling berhubungan. Tujuan dari jaringan komputer adalah:
* Membagi sumber daya: contohnya berbagi pemakaian printer, CPU, memori, harddisk
* Komunikasi: contohnya surat elektronik, instant messaging, chatting
* Akses informasi: contohnya web browsing
Agar dapat mencapai tujuan yang sama, setiap bagian dari jaringan komputer meminta dan memberikan layanan (service). Pihak yang meminta/menerima layanan disebut klien (client) dan yang memberikan/mengirim layanan disebut pelayan (server). Arsitektur ini disebut dengan sistem client-server, dan digunakan pada hampir seluruh aplikasi jaringan komputer. Klasifikasi,
Berdasarkan skala :
* Local Area Network (LAN): suatu jaringan komputer yang menghubungkan suatu komputer dengan komputer lain dengan jarak yang terbatas.
* Metropolitant Area Network (MAN): prinsip sama dengan LAN, hanya saja jaraknya lebih luas, yaitu 10-50 km.
* Wide Area Network (WAN): jaraknya antar kota, negara, dan benua. ini sama dengan internet.

Berdasarkan fungsi :
Pada dasarnya setiap jaringan komputer ada yang berfungsi sebagai client dan juga server. Tetapi ada jaringan yang memiliki komputer yang khusus didedikasikan sebagai server sedangkan yang lain sebagai client. Ada juga yang tidak memiliki komputer yang khusus berfungsi sebagai server saja. Karena itu berdasarkan fungsinya maka ada dua jenis jaringan komputer:

* Client-server
Yaitu jaringan komputer dengan komputer yang didedikasikan khusus sebagai server. Sebuah service/layanan bisa diberikan oleh sebuah komputer atau lebih. Contohnya adalah sebuah domain seperti www.detik.com yang dilayani oleh banyak komputer web server. Atau bisa juga banyak service/layanan yang diberikan oleh satu komputer. Contohnya adalah server jtk.polban.ac.id yang merupakan satu komputer dengan multi service yaitu mail server, web server, file server, database server dan lainnya.

* Peer-to-peer
Yaitu jaringan komputer dimana setiap host dapat menjadi server dan juga menjadi client secara bersamaan. Contohnya dalam file sharing antar komputer di Jaringan Windows Network Neighbourhood ada 5 komputer (kita beri nama A,B,C,D dan E) yang memberi hak akses terhadap file yang dimilikinya. Pada satu saat A mengakses file share dari B bernama data_nilai.xls dan juga memberi akses file soal_uas.doc kepada C. Saat A mengakses file dari B maka A berfungsi sebagai client dan saat A memberi akses file kepada C maka A berfungsi sebagai server. Kedua fungsi itu dilakukan oleh A secara bersamaan maka jaringan seperti ini dinamakan peer to peer.

Berdasarkan topologi jaringan, jaringan komputer dapat dibedakan atas:
* Topologi bus
* Topologi bintang
* Topologi cincin
* Topologi mesh
* Topologi pohon
* Topologi linier

Berdasarkan kriterianya, jaringan komputer dibedakan menjadi 4 yaitu:
1. Berdasarkan distribusi sumber informasi/data
* Jaringan terpusat
Jaringan ini terdiri dari komputer klient dan server yang mana komputer klient yang berfungsi sebagai perantara untuk mengakses sumber informasi/data yang berasal dari satu komputer server

* Jaringan terdistribusi
Merupakan perpaduan beberapa jaringan terpusat sehingga terdapat beberapa komputer server yang saling berhubungan dengan klient membentuk sistem jaringan tertentu.

2. Berdasarkan jangkauan geografis dibedakan menjadi:
* Jaringan LAN
merupakan jaringan yang menghubungkan 2 komputer atau lebih dalam cakupan seperti laboratorium, kantor, serta dalam 1 warnet.
* Jaringan MAN
Merupakan jaringan yang mencakup satu kota besar beserta daerah setempat. Contohnya jaringan telepon lokal, sistem telepon seluler, serta jaringan relay beberapa ISP internet.
* Jaringan WAN
Merupakan jaringan dengan cakupan seluruh dunia. Contohnya jaringan PT Telkom, PT. Indosat, serta jaringan GSM Seluler seperti Satelindo, Telkomsel, dan masih banyak lagi.

3. Berdasarkan peranan dan hubungan tiap komputer dalam memproses data.
* Jaringan Client-Server
Pada jaringan ini terdapat 1 atau beberapa komputer server dan komputer client. Komputer yang akan menjadi komputer server maupun menjadi komputer client dan diubah-ubah melalui software jaringan pada protokolnya. Komputer client sebagai perantara untuk dapat mengakses data pada komputer server sedangkan komputer server menyediakan informasi yang diperlukan oleh komputer client.

* Jaringan Peer-to-peer
Pada jaringan ini tidak ada komputer client maupun komputer server karena semua komputer dapat melakukan pengiriman maupun penerimaan informasi sehingga semua komputer berfungsi sebagai client sekaligus sebagai server.

4. Berdasarkan media transmisi data
* Jaringan Berkabel (Wired Network)
Pada jaringan ini, untuk menghubungkan satu komputer dengan komputer lain diperlukan penghubung berupa kabel jaringan. Kabel jaringan berfungsi dalam mengirim informasi dalam bentuk sinyal listrik antar komputer jaringan.

* Jaringan Nirkabel(WI-FI)
Merupakan jaringan dengan medium berupa gelombang elektromagnetik. Pada jaringan ini tidak diperlukan kabel untuk menghubungkan antar komputer karena menggunakan gelombang elektromagnetik yang akan mengirimkan sinyal informasi antar komputer jaringan.

Manfaat yang didapat dalam membangun jaringan komputer, yaitu :
1. Sharing resources
Sharing resources bertujuan agar seluruh program, peralatan atau peripheral lainnya dapat dimanfaatkan oleh setiap orang yang ada pada jaringan komputer tanpa terpengaruh oleh lokasi maupun pengaruh dari pemakai.

2. Media Komunikasi
Jaringan komputer memungkinkan terjadinya komunikasi antar pengguna, baik untuk teleconference maupun untuk mengirim pesan atau informasi yang penting lainnya.

3. Integrasi Data
Jaringan komputer dapat mencegah ketergantungan pada komputer pusat, karena setiap proses data tidak harus dilakukan pada satu komputer saja, melainkan dapat didistribusikan ke tempat lainnya. Oleh sebab inilah maka dapat terbentuk data yang terintegrasi yang memudahkan pemakai untuk memperoleh dan mengolah informasi setiap saat.

4. Pengembangan dan Pemeliharaan
Pengembangan peralatan dapat dilakukan dengan mudah dan menghemat biaya, karena setiap pembelian komponen seperti printer, maka tidak perlu membeli printer sejumlah komputer yang ada tetapi cukup satu buah karena printer itu dapat digunakan secara bersama – sama. Jaringan komputer juga memudahkan pemakai dalam merawat harddisk dan peralatan lainnya, misalnya untuk memberikan perlindungan terhadap serangan virus maka pemakai cukup memusatkan perhatian pada harddisk yang ada pada komputer pusat.

5. Keamanan Data
Sistem Jaringan Komputer dapat memberikan perlindungan terhadap data. Karena pemberian dan pengaturan hak akses kepada para pemakai, serta teknik perlindungan terhadap harddisk sehingga data mendapatkan perlindungan yang efektif.

6. Sumber Daya Lebih Efisien dan Informasi Terkini
Dengan pemakaian sumber daya secara bersama – sama, akan mendapatkan hasil yang maksimal dan kualitas yang tinggi. Selain itu data atau informasi yang diakses selalu terbaru, karena setiap ada perubahan yang terjadi dapat segera langsung diketahui oleh setiap pemakai.

4. 13 menentukan cara sumberdaya berbagi pakai (sharing resources) pada jaringan komputer

a. menginstalasi sumberdaya berbagi pakai pada jaringan komputer

Di dalam suatu ruangan kerja, printer sangat penting untuk pedokumentasian dokumen,

Agar printer dapat dimaksimalkan dalam suatu ruangan dengan komputer yang banyak maka printer dapat di sharing dengan komputer lain.
1. Lihat Komputer yang terpasang printer (USB Conect).
2. Pada komputer tersebut Printer harus sudah dapat di sharing dengan komputer lain.
3. Lihat nama net bios pada komputer tersebut dengan cara :
4. Klik Star –) My Computer –) klik kanan –)Properties




5. Maka akan keluar Menu System Properties.
6. Klik Computer Name.
7. Lihat Computer description (Contoh : Ully)




8. Maka Komputer tersebut memiliki net bios (Contoh : Ully)

Penyetingan untuk komputer yang akan di Sharing :
1. Klik Windows Explorer dengan cara simpan panah mouse di start klik kanan pilih explore


b. melakukan sumberdaya berbagi pakai (sharing resources) pada jaringan komputer

1. FUNGSI SHARING JARINGAN
      Fungsi Sharing Jaringan, diantaranya sebagai berikut:
1. Membagi sumber daya, misalnya membagi printer, CPU, memori ataupin harddisk
2. Sebagai sarana berkomunikasi, misalnya e-mail, instant messaging, chatting
3. Sebagai akses informasi, misalnya web browsing
4. Menghemat uang, misalnya : printer, dengan adanya jaringan komputer satu printer dapat digunakan oleh lebih dari satu komputer
5. Reliabilitas tinggi, misalnya salah satu komputer rusak lalu data didalamnya hilang, maka data tersebu masih dapat digunakan lagi dikomputer lain yang menyimpan data tersebut


2. KONFIGURASI SHARING RESOURCE DALAM JARINGAN


A. Sharing Service
Sharing service pada komputer Banyak macamnya, misal pada Windows:

1.  Printer shareing
2.  File Sharing
3.  Active Directory
4.  Service Webserver IIS, FTP, TELNET, Gopher
B. Share atau berbagi data/file

Share atau berbagi data/ file adalah salah satu fungsi jaringan agar kita bisa share atau berbagi data. Langkah- langkah untuk bisa share atau berbagi data dalam sebuah jaringan (workgroup) adalah sebagai berikut:

1.     Untuk bisa share data. Pastikan anda login dengan hak akses administrator.
2.    Kemudian cari folder atau buat folder baru untuk dibagi atau share.
3.    Klik kanan pada folder yang ingin di share.
4.     Pilih Sharing and Security.
5.    Jika muncul pertanyaan pilih Just Enabled File Sharing
6.    Kemudian Klik OK
7.    Beri nama folder share anda. Kemudian klik OK
Untuk mengakses data yang di sharing, pada komputer yang ingin mengakses lakukan langkah- langkah di bawah ini:

1.     Klik START kemudian Run, atau bisa dengan CTRL + R
2.    Ketikan \\alamat IP yang dituju contoh: \\192.168.2.101
3.    Tekan enter.
4.    Atau anda juga bisa browse data melalui My Network Places.
C. Share Printer
langkah-langkah sharing printer dibawah ini :

·         Pertama, Klik start button, kemudian pilih Devices and Printers.
·         Setelah itu akan terbuka windows devices and printers. Di window ini, kita bisa melihat hardware apa saja yang terhubung dengan komputer, salah satunya printer. Tentukan printer mana yang ingin kita sharing. Klik kanan pada printer tersebut, kemudian pilih printer properties.
·         Akan terbuka window printer properties. Pilih tab Sharing pada windows tersebut.
·         Setelah itu, beri checkbox pada opsi share this printer. Kita bisa memberi nama sesuai keinginan kita. Kemudian klik Apply, Ok.

Nah, sekarang printer sudah berhasil di sharing dan siap digunakan oleh komputer lain yang terhubung. Kalau sudah berhasil di sharing, baru kita bisa mengakses printer tersebut. Caranya sebagai berikut. Kita bisa mengaksesnya melalui windows Explorer. Pada Address bar, ketikan IP address komputer yang melakukan sharing tadi. Contoh format penulisan di Address bar "\\192.168.10.10", tanpa tanda petik. IP addressdisesuaikan dengan jaringan masing-masing.  

Setelah itu akan terlihat apa saja yang telah disharing oleh komputer tersebut, salah satunya ada printer. Nah, pada printer tersebut klik kanan kemudian pilih Connect... . Tunggu beberapa saat sampai proses Connecting selesai.
Setelah selesai, dan komputer kita sudah bisa mengakses printer yang disharing tadi, kita bisa tes mencetak sebuah dokumen. Biasanya sebelum mencetak, kita diberikan opsi untuk memilih printer mana yang akan digunakan. Nah, pada opsi ini kita pilih printer yang disharing, cirinya adalah setelah nama printer pasti tertulis IP address dari komputernya. Setelah memilih printer tersebut baru kita melakukan pencetakan dokumen.



3. MENGUJI HASIL SHARING RESOURCE DALAM JARINGAN
Cara pengujiannya pun cukup mudah yaitu dengan mengecek di Client. Berikut langkah-langkahnya :
1.     Klik Start - Run
2.      Ketikkan CMD lalu tekan OK/ Enter
3.     Setelah jendela Command Prompt terbuka, kita cukup mengetik :
ping [spasi] IP Address yang ingin diuji konektivitasnya. Lalu, tekan enter.
Misal : ping 256.10.23.4
Kemudian, perhatikan respon yang muncul setelah kita menekan enter. Ada 3 kemungkinan :
•Reply from : terjadi koneksi
•Request Time Out : tidak terjadi koneksi sama sekali
•Destination Host Unreachable : paket data yang dikirim tidak sampai di tujuan.
langkah-langkah sharing resource dalam jaringan melalui sharing data dengan konfigurasi sebagi berikut :

1. Pertama setting dulu share nya di laptop 1 buka Control Panel > Network and Internet >Network and Sharing Center > klik Change advanced sharing settings

2. Kemudian pilih/ klik All Network


3. Lalu setting seperti gambar dibawah ini, kalau sudah klik save settings


     Nah setting juga di laptop 2 seperti langkah diatas

4. Kemudian di laptop 1 tentukan folder/file yang akan dishare, setelah itu klik kanan >share with > specific people..


5. Akan muncul pop up jendela baru seperti ini dan setting seperti gambar dibawah ini





C. Menguji Hasil Sharing Resource dalam Jaringan

1. Kita cek dilaptop 2, buka explorer dan klik Network > pilih nama laptop 1 tadi


2. Nah akan muncul isi folder yang tadi kita share :D


Atau dengan cara klik tombol windows + R. Kemudian isi \\ip 
contoh : \\172.17.5.23


3. Kemudian enter akan muncul hasil folder yang disharing tadi


c.menguji hasil sumberdaya berbagi pakai (sharing resources) pada jaringan komputer
1.     Pengertian Resource Sharing 
Merupakan kegiatan yang dilakukan secara bersama-sama oleh sekelompok perpustakaan yang tergabung dalam sebuah konsorsium atau jaringan yang bertujuan untuk meningkatkan layanan dan mengurangi biaya pengembangan koleksi. Resource sharing tersebut dapat dilakukan dengan kesepakatan formal maupun informal yang diterapkan secara lokal, nasional, ataupun internasional. Sedangkan sumber daya yang di-share tersebut dapat berupa koleksi, data bibliografis, pegawai, dan fasilitas.

2.    Fungsi Sharing Jaringan
Fungsi dalam sharing jaringan , diantaranya sebagai berikut:
1)    Membagi sumber daya, misalnya membagi printer, CPU, memori ataupun harddisk.
2)   Sebagai sarana berkomunikasi, misalnya e-mail, instant messaging, chatting.
3)   Sebagai akses informasi, misalnya web browsing.
4)   Menghemat uang, misalnya : printer, dengan adanya jaringan komputer satu printer dapat digunakan oleh lebih dari satu computer.
5)   Reliabilitas tinggi, misalnya salah satu komputer rusak lalu data didalamnya hilang, maka data tersebu masih dapat digunakan lagi dikomputer lain yang menyimpan data tersebut

3.    Mengkonfigurasi Sharing Resource Dalam Jaringan.
- Cara setting jaringan ad hoc dan sharing file pada windows 7

1)    Perangkat yang tersedia 2 buah netbook/laptop (lebih dari 2 juga bisa), dan hidupkan netbook tersebut.


2)   Kemudian dalam keadaan netbook stanby klik tombol Start pilih Control Panel, kemudian klik Network And Sharing Center, akan muncul tampilan seperti ini :


3)   Setelah itu saatnya untuk menyetting ad hoc dengan memilih dan klik Set Up A New Connection Or Network yang berada dibawah Change Your Networkig Settings.


4)   Selanjutnya akan muncul tampilan yang ada tulisan Choose A Connection Option, kemudian pilih Set Up A Wireless Ad Hoc (Computer-To-Computer) Network dan klik Next.


5)   Kemudian akan munul tampilan Set Up A Wireless Ad Hoc Network klik Next saja,




6)   Kemudian akan tampil lagi Give Your Network A Name And Choose Scurity Option, pada tahap ini membuat nama jaringan Ad Hoc dan keamanannya, dalam keamanan ada 3 tipe :
·    No Authentication (Open) adalah membuat jaringan Ad Hoc langsung menyambung tanpa kemaanan
·        WEP yaitu jaringan Ad Hoc dengan memberi password untuk bisa tersambung
·        WPA-2 Personal yaitu jaringan Ad Hoc dengan memberi password untuk bisa tersambung.

Dan menggunakan No Authentication (Open), Setelah itu ceklis Save This Network untuk menyimpan jaringan Ad Hoc pada netbook atau tidak di ceklis dan itu hanya dapat digunakan sekali dan akan hilang jika sudah tidak di gunakan lagi, kemudian klik Next.



7)   Kemudian muncul lagi tampilan seperti berikut:


dan setelah itu dengan sendirinya akan tampil seperti dibawah ini, kemudian klik close.


8)   Sekarang untuk mengkoneksikan netbook client dan mensharing file dari netbook server Ad Hoc, dan langkah ini masuk lagi pada Control Panel, dan tampilannya akan seperti ini, yang menunjukkan Ad Hoc sudah jadi, dan sekarang mensetting ip address dengan mengklik Wireless Network Connection (PTI).


9)   kemudian akan muncul Wireless Network Connection Status dan di klik Properties, maka muncul Wireless Network Connection Properties.

Setelah itu setting ip address dengan mengklik Internet Protocol version 4(TCP/IPv4) seperti pada gambar disamping, 

Yang perlu di isi ip address dan subnet mask, untuk default gateway di kosongkan karena tidak terkoneksi ke internet, ip address yang di gunakan adalah tipe C  (contoh: 198.162.1.1), untuk DNS server itu hanya buku alamat saat masuk ke internet dan menfilter alamat web, kemudian klik ok, klik ok lagi pada wireles network connection properties, kemudian close pada wireless network connection status.

10) Kemudian setting file sharing supaya bisa share file pada jaringan Ad Hoc, pada tahap ini pilih file yang akan di share, setelah itu klik kanan pilih properties dan masuk pada tab sharing, kemudian klik share, maka akan ada Choose people to share with, klik tanda pilih everyone dan klik Add, kemudian klik share, terlihat seperti gambar di bawah ini :


11)  Kemudian akan tampil sharing items untuk konfigurasi file-file yang di sharing yang membutuhkan waktu beberapa detik sesuai ukuran besar kecil file yang ada dalam folder tersebut, kemudian secara otomatis tampil seperti pada gambar yang menandakan folder tersebut sudah di share. 


Kemudian setting file sharing agar netbook lain bisa mengambil dan mengirim file tanpa keamanan, dengan masuk ke Control Panel dan klik Change advanced sharing settings.

Kemudian pada Network Discovery pilih turn on, file and printer sharing pilih turn on, public folder sharing di turn on, kemudian pada password protected sharing di turn off, dan selesai untuk tahap share file. 

12) Langkah selanjutnya setting pada netbook/laptop client agar bisa terkoneksi ke server, pada bagian Network di sebelah kanan bawah desktop di server di klik maka akan muncul seperti pada gambar di bawah ini :



 Pada bagian Network di sebelah kanan bawah desktop client di klik maka akan muncul seperti pada gambar dan klik connect,













13) Setelah itu konfigurasi ip address dengan klik Open network and sharing Center, klik wireless network connection status, kemudian klik properties muncul wireless connection properties klik dua kali pada internet protokol version 4(TCP/IPv4) maka akan muncul setting ip address, masukkan ip address sesuai ip server kecuali pada angka paling belakang (contoh: 198.168.1.(diisi terserah kecuali 1), kemudian klik OK, klik ok lagi pada wireles network connection properties, kemudian close pada wireless network connection status.


14) Sekarang sudah bisa terkoneksi dan file sharing dari server sudah bisa di ambil dari folder yang di share oleh netbook/laptop server, seperti pada gambar dengan tahap klik file explorer atau klik start dan klik Computer, selanjutnya akan tampil file explorer, dan pada bagian kiri klik network maka di sebelah kanan akan muncul netbook/laptop yang terhubung, kemudian klik netbook/laptop server disitu akan muncul folder yang di share tadi.




15)  Dengan jaringan Ad Hoc bisa untuk dijalan Game yang mendukung multiplayer menggunakan LAN, jadi kita bisa memainkan permainan bersama dalam permainan di jaringan Ad Hoc.


4.  Menguji Hasil Sharing Resource Dalam jaringan
Pengujian merupakan tindakan untuk mengetahui kerja sistem jaringan yang telah kita perbaiki apakah sudah dapat mengenal komputer client lain dalam jaringan. Pengujian dapat dilakukan dengan berbagai cara.
diantaranya ialah     :
-       Memeriksa pemasangan kartu jaringan (LAN Card) dengan apakah telah terpasang dengan baik atau tidak.
-       Memeriksa Pemasangan konektor Kabel pada hub/switch atau konektor lain tidak mengalami short atau open.
-       Pemasangan konektor tidak longgar.
-       Setting dan konfigurasi kartu jaringan secara software telah benar sesuai dengan ketentuan jaringan sebelumnya baik dari instalasi driver kartu jaringan, Konfigurasi IP Address, Subnet mask dan Workgroup yang digunakan.

Cara pengujian IP Address dapat dilakukan dengan mudah dan memberikan informasi yang lengkap karena didalamnya memberikan informasi tentang jenis kartu jaringan yang digunakan, IP Address, Subnet mask dan kecepatan akses perbayte serta informasi yang hilang (lost) dalam pengiriman data.

d. membuat laporan sumberdaya berbagi pakai (sharing resources) pada jaringan komputer

untuk laporannya anda bisa klik link dibawah ini :


Apa itu Efek Dunning-Kruger? Merasa Paling Tahu Padahal Salah? Bisa Jadi kamu Terjebak Fenomena Ini

Pernah ketemu orang yang sok tahu banget, padahal salah? Atau jangan-jangan kalian salah satu dari mereka yang pernah ngerasain paling jago ...