Kamis, 23 Juli 2020

L-L-LOOO-G-G-GOOO!

Assalamu'alaikum wr. wb.

Haloooo! Yah ketemu lagi deh. Eits tenang tenang. Sekarang nggak bahas tentang materi yang panjang panjang kok, serius. Jadi, kali ini aku mau nunjukin kalian logo yang udah ku buat dengan sepenuh hati, jiwa dan raga (eeaak:v)

Nah, jadi sesuai judul blognya. Ini tuh tentang logo. Eh nggak bahas logo juga sih. Intinya ini berhubungan sama tugas oke.

Jadi pertama aku bakal nunjukin sketsanya dulu nih.
Jeng jeng jeng!

Nah gitu deh sketsanya. Simpel sih. Kenapa? Ya biar keliatan jelas, nggak ribet gitulah intinya.

Nah sekarang versi paten nya😂

Nah sebenernya sih awal itu warna lingkarannya magenta, tapi itu pake filter. Lah kalo filternya kena warna putih kek background ini, ntar keliatan jelek, aneh, gak jelas gitu. Dan jadilah ini yang original.

Nah jadi sekarang penjelasannya kenapa-why-왜요-لِمَاذَا- なぜ? (Intinya semua itu artinya kenapa) aku milih bikin logo kayak gini.

Ini artinya kucari semua di google yah

Yang pertama, ada huruf F ditengahnya. Nah itu inisial namaku. 

Yang kedua,kan huruf F nya warna ungu, itu bukan berarti janda yak! Siapa yang biasanya bilang warna ungu itu warnanya janda?! Siapa? Ayo sini maju! Enak aja. Warna ungu itu bukan warna janda yah, jangan sembarangan. Jadi warna ungu itu artinya misterius gitu. Jadi maksutnya kayak kalo sendainya suatu hari nanti aku bikin cerita, nah pengennya tuh ceritanya misterius, nggak ada yang tau alurnya, nggak ketebak. Penuh kejutan lah intinya.

Yang ketiga, kenapa kok pake lingkaran? Jadi lingkaran itu artinya konsentrasi. Hayo yang biasanya pas belajar malah ngegibah, sini tak lingkarin kalian biar konsentrasi. Nah lingkaran juga berarti target. Jadi intinya aku tuh pengen bikin karya yang pasti, udah ada target dan fokus sampe bisa berhasil menuju target itu. Nah gitu

Yang ke empat, kan lingkarannya warna jingga rada merah dikit lah ya kayaknya. Nah kalo di google, arti warnanya tuh tentang kreativitas dan kegembiraan. Wah lengkap deh. Intinya kalo aku bikin karya itu aku selalu punya ide, otakku ini aktif mikir yang baru gitu. Terus karyanya tuh bisa bermanfaat, bisa bikin orang seneng lah intinya

Jadi kesimpulannya buat logo ku itu, aku pengen berkarya dengan target yang udah aku tentuin dan fokus untuk mencapai target itu, lalu aku juga pengen karya ku itu beda dari yang lain, nggak bisa ditebak, penuh kejutan. Dan jadi seperti inilah penjelasan dari logo simpel itu.

Mungkin kalian juga belajar beberapa hal dari membaca ini. Jadi sampe ketemu di blog berikutnya. Mungkin besok, malam ini atau bahkan beberapa menit setelah ini? Siapa yang tau tugas bakal muncul kapan ya nggak?

Akhir kata makasih udah mampir.

Wassalamu'alaikum wr. wb.

DESAIN GRAFIS KELAS XI

Assalamu'alaikum wr. wb.

Halo semuanya! Apa kabar nih? Semoga kalian selalu terlindungi dari segala penyakit dan sehat selalu. Oh ya, aku bawa blog baru nih. Kembali lagi ke tugas merangkum, tapi beda materi yah. Kali ini materinya tentang pelajaran Desain grafis nih. Yang penasaran langsung di simak aja yah rangkuman dibawah!

 
A. Materi
Sebuah karya desain merupakan sususnan dari unsur-unsur desain yang terdiri dari bagian-bagian terpisah selanjutnya ditata dan diletakkan pada suatu ruang untuk menjadi kesatuan yang memiliki makna, sehingga bisa disebut sebagai unsur-unsur tata letak. Pada bab ini akan dipelajari salah satu hal yang paling mendasar dalam desain grafis yaitu unsur-unsur letak. Memahami unsur-unsur tata letak adalah untuk mempermudah dalam pemyususnan hierarki visual (visual hierarchy), yaitu pengurutan prioritas yang ingin ditampilkan baii itu informasi serta unsur-unsur tata letak, dari yang paling penting sampai yang tidak penting. Hal itu akan mempengaruhi pemilihan unsur-unsur tata letak misalnya, garis, warna, bentuk, besar kecilnya huruf, dsb.

Unsur-unsur tata letak yaitu :
1. Garis (line)
Garis merupakan rangkaian tersusun dati titik titik yang menyambung dengan jerapatan tertentu. Sifatnya memanjang dan memiliki arah. Walau memiliki ketebalan, namu sifat yang paling menonjol adalah dimensi panjangnya.
Dari bentuknya garis sangat bervariasi, ada garis lurus yang bersifat formal, garis lengkung untuk kesan santai dan lembut, dan garis patah (zigzag) yang terkesan kaku, garis tebak dan garis tipis.

Garis bisa membawa karakter yang elastis, kaku dan tegas tergantung pada media, teknik dan tempat membuatnya. Garis juga sering digunakan untuk fungsi fungsi tertentu, dari pembatas kolom, sebagai margin, untuk variasi atau sekedar pengisi bidang kosong.

Garis dapat dibagi menjadi dua, yaitu :
1. Garis alamiah, yaitu garis cakrawala alam yang dapat dilihat sebagai batas antara permukaan laut dan langit.
2. Garis buatan, terdiri dari :
   - Garis yang sengaja dibuat, contoh garis hitam pada gambar ilustrasi.
   - Garis yang tidak sengaja dibuat, timbul karena tercipta dari dua bidang dengan warna yang berbeda.

Didalam teori, tata letak garis memiliki fungsi : 
1. Sebagai pembatas tepi bidang atau objek untuk memberikan representasi atau citra struktur, bentuk dan bidang.
2. Merupakan nilai ekspresi seperti nilai gerak atau dinamika (movement), nilai irama (rhythm), dan nilai arah (dirrection).
3. Memberikan kesan pada visual desain, misal : tegas, luwes, dinamis, dll.

Sifat/karakter garis sebagai elemen tata letak, memiliki kemampuan untuk membangkitkan suasana atau menciptakan kesan tertentu. Beberapa jenis garis beserta kesan yang ditimbulkannya sebagai berikut ini : 
1. Garis lurus vertikal berkesan stabil/statis, tenang, kekuatan atau kemegahan.
2. Garis horizontal dapat mengungkapkan kesan tenang, wawasan luas.
3. Garis putus putus dapat mengungkapkan kesan gerak dan gelisah
4. Garus silang atau diagonal dapat mengungkapkan kesan gerak, ringan, dinamis, tegang, dan ragu.
5. Garis lengkung dapat mengungkapkan kesan luwes, lamban, irama, santai dan kehidupan.
6. Garis zigzag berkesan gairah, semangat, dinamika atau gerak cepat.
7. Garis spiral memberikan kesan kelahiran atau gelombang kekuatan.

Untuk membuat garis di adobe illustrator dapat menggunakan line segmen tool atau tekan "\" pada keyboard. Sedangkan ketebalan garis dapat diatur menggunakan kotak dialog stroke di sebelah kanan.

Sedangkan untuk membuat garis pada CorelDraw dengan menggunakan freehand tool atau F5. Sedangkan untuk mengatur ketebalan garis dapat menggunakan outline pen atau dengan menekan F12.

Apabila ingin mengatur garis menjadi lengkung, lancip maupun lurus dapat menggunakan shape tool (F10).

2. Bidang (shape)
Bidang merupakan unsur tata letak berupa obyek yang memiliki dimensi panjang dan lebar (bersifat pipih), sedangkan yang memiliki panjang, lebar dan tinggi disebut sebagai bentuk (memiliki volume) atau dengan kata lain bidang bersifat dua dimensi, sedangkan bentuk bersifat tiga dimensi. Bidang dapat terbentuk karena titik, kedua ujung garis yang bertemu, atau terjadi karena sapuan warna.
Bidang beraturan yang dikenal orang adalah kotak (rectangle), lingkaran (circle),  dan segitiga (triangle).

Bidang dapat tersusun dari komposisi huruf huruf yang dirangkai secara kreatif sehingga dapat menyampaikan pesan tertentu, desain seperti itu terlihat unik serta dapat membawa karakter yang jelas.

Dari prosesnya bidang dapat dibedakan menjadi dua, yaitu :
1. Bidang alamiah, contohnya lapangan, sawah, laut, dsb.
2. Bidang buatan, dibagi menjadi dua yaitu :
   - Bidang yang sengaja dibuat, misalnya lukisan, segitiga, lingkaran, dsb.
   - Bidang yang tidak disengaja dibuat timbul karena pembubuhan warna, cahaya, atau tekstur.

Sifat/karakter bidang sebagai unsur penyusunan tata letak diantaranya sebagai berikut :
1. Bidang horizontal dan vertikal memberikan kesan tenang, statis dan teratur.
2. Bidang bundar memberikan kesan santai kadang stabil, kadang gerak.
3. Bidang segitiga memberikan kesan statis maupun dinamis. 
4. Bidang bergelombang memberikan kesan irama kehidupan dan gerak.

Untuk membuat bidang atau shape sebagai unsur tata letak, pada adobe adobe illustrator dapat menggunakan rectangle (M) atau ellipse tool (L) maupun polygon tool seperti berikut :

Jika ingin mengedit bidang menjadi bentuk bidang bari, maka dapat menggunakan pathrinders maupun shape modes dengan mengaktifkannya terlebih dahulu pada menu window atau (shift+ctrl+F9).

Sedangkan untuk membuat bidang (shape) pada CorelDraw dapat menggunakan rectangle tool (F6), ellipse tool (F7), polygon tool (Y) maupun Basic shape tool apabila ingin membuat bidang yang lain.

Untuk mengkombinasikan beberapa bidang pada CorelDraw dapat mengunakan combine (ctrl+L) maupun ikon Weld, Trim, Intersect dam Simplify.

3. Illustrasi
Illustrasi berasal dari bahasa latin ilustrate yang berarti menjelaskan. Jadi gambar ilustrasi merupakan unsur tata letak dua dimensi yang bertujuan untuk memperjelas suatu maksud atau pesan. Sebagai hasil visualisasu dengan tenik drawing, fotografi, atau teknik desain lainnya.

Berdasarkan model/image yang digunakan ilustrasi dibedakan menjadi dua :
a. Ilustrasi image bitmap
Yaitu ilustrasi yang dibentuk oleh susunan raster/pixel/titik koordinat dalam suatu grid. Semakin banya titik yang menyusungaris bitmap berarti semakin tinggi tingkat kerapatannya. Image bitmap memiliki keterbatasan resolusi jika diperbesar. Ketajaman warna dan detail gambar bergantung pada banyak pixel warna atau resolusi.

b. Ilustrasi image vector
Yaitu ilustrasi yang dibentuk oleh serangkaian instruksi matematis yang dijabarkan dalam bentuk, garis, dan bagian bagian lain yang saling berhubungan dalam sebuah gambar. Ukuran file relatif kecil dan jika diubah ukurannya kualitas tetap. 

Ilustrasi dapat dibuat secara manual dengan line tool untuk ilustrasi yang berupa garis maupun shape tool untuk ilustrasi yang berupa bidang bidang tertentu, sedangkan apabila anda ingin memasukan ilustrasi berupa foto maupun gambar yang sudah jadi, makan dapat menggunakan perintah import (ctrl+I) pada CorelDraw.

Sedangkan Adobe illustrator dapat menggunakan perintah Place pada menu File.

4. Tipografi
Merupakan unsur untuk menyampaikan pesan tertentu dan menciptakan kesan tertentu. Dari artinya "Typography" adalah suatu ilmu dalam memilih dan menata huruf dengan pengaturan penyebarannya pada ruang ruang yang tersedia.


Tipografi mengarah pada cara mengorganisasikan huruf meliputi pengaturan jarak antar baris, antar huruf, antar kata, spasi, termasuk memastikan bentuk/anatomi huruf yang sesuai dengan tema pesan. Tipografi dalam fungsinya secara umum berupa teks yang terdiri dari beberapa bagian,  yaitu :
a. Judul (headline)
Merupakan bagian terpenting/utama untuk menarik perhatian dan merupakan hal yang pertama kali dibaca. Judul mengarahkan pembaca untuk lebih jauh mengetahui informasi atau isi pesan yang ada didalamnya. Memilih judul sebaiknya singkat, jelas dan menarik secara visual sesuai isinya.

b. Sub Judul (sub headline)
Merupakan kelanjutan judul berfungsi menjelaskan makna atau arti pada judul. Ukurannya lebih kecil dari judul dan lebih besar dari isi naskah (bodycopy)

c. Naskah (bodycopy)
Merupakan kalimat yang berisi informasi yang lebih mendetail dan mendalam sesuai dengan tema pada judul, berfungsi memberi wawasan pada pembaca sehingga pembaca dapat menganalisa isi pesan. Dapat dikombinasikan dengan ilustrasi agar menarik, memperjelas atau memberikan gambaran terhadapn isi naskah.

d. Logotipe (logotype)
Beruap huruf/teks ditebut logotype. Sebagai identitas produk atau instansi dibuat sederhana dan komunikatif. Sedangkan logo berupa gambar/simbol disebut logogram. Dalam menyusun logo, hendalkan dirancang dengan kreatif, mudah dibaca, serasi dengan karakter produk artistik, elegan dan harmonis.

Dikenal pula seni tipografi, yaitu karya atau desain yang menggunakan pengaturan huruf sebagai unsur utama pada tata letaknya.

Tipografi juga dapat dikatakan sebagai "visual language" atau dapat berarti "Bahasa yang dapat dilihat"

Kejelasan bentuk huruf dan keterbacaan (legibility) adalah tingkat kemudahan mata mengenali suatu karakter/rupa huruf/tulisan tanpa harus bersusah payah. Hal ini ditentukan oleh :
1. Kerumitan desain huruf.
2. Penggunaan warna.
3. Frekuensi pengamatan menemui huruf tersebut dalam kehidupan sehari hari.
Keterbacaan (legibility) adalah tingkat kenyamanan/kemudahan suatu susunan huruf saat dibaca, yang dipengaruhi oleh :
1. Jenis huruf.
2. Ukuran.
3. Pengaturan.
4. Kontras warna terhadap latar belakang. 

Tipografi adalah ilmu yang dipakai dalam menentukan dan pemilihan teks sebagai unsur dalam tata letak, jadi unsur tersebut berupa teks atau text. Langkah membuat teks pada Adobe illustrator adalah dengan mengklik Text tool (T).

Sedangkan untuk CorelDraw adalah dengan mengklik Text tool (F8).


Nah akhirnya selesai materi panjang ini dan semoga kalian mendapatkan ilmu baru yang bermanfaat agar perjuanganku tidak sia sia. Dan sampai bertemu di blog selanjutnya.

Wassalamu'alaikum wr. wb.


Minggu, 19 Juli 2020

Permainan Bola Besar dan Bola Kecil

Assalamu'alaikum wr. wb.

Halo semuanya! Semoga kalian selalu sehat ya! Oh ya, hari ini aku bawa blog yang isinya rangkuman tentang materi pembelajaran pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan. Penasaran? Silahkan dibaca. 

A. AKTIVITAS PERMAINAN BOLA BESAR
1. Keterampilan Permainan Bola Besar Melalui Permainan Sepak Bola
a. Pengertian sepak bola
    Sepak bola merupakan permainan dengan menyepak bola yang diperebutkan antara para pemain. Tujuannya memasukkan bola ke gawang lawan dan mempertahankan gawak milik sendiri agar tidak kemasukan bola. Tiap pemain boleh menggunakan seluruh anggota badan kecuali tangan. Yang boleh memakai tangan hanya penjaga gawang (Keeper).
    Sepak bola adalah permainan beregu terdiri atas 11 pemain. Terdapat 2 babak (2 × 45 menit) dengan waktu istirahat 10 menit antara 2 babak.
b. Lapangan sepak bola
    Lapangan sepak bola (Football field atau lapangan hijau) adalah permukaan tanah lapang untuk pertandingan sepak bola. 
Lapangan sepak bola
Sumber: http://edukasicenter.blogspot.co.id
    Semua wilayah dalam garis adalah area permainan. Pelanggaran dibagian seluas 16,5 meter pada pertahanan tim (area penalti) dapat menghasilkan tendangan penalti.
    Meski sering dimaknai garis dalam antar kedua tiang gawang, garis gawang diukur dari kedua ujung lapangan, dari satu bendera sudut ke bendera lain. Sedangkan, garis byline merujuk pada garis gawang di luar area gawang. Sisi kanan dan kiri pembatas wilayah permainan dan luar disebut "garis lapangan".
    Pada bulat Maret 2008, IFAB mencoba mengadakan standardisasi lapangan sepak bola. Lapangan pertandingan internasional disebut harus memiliki ukuran 105 × 68 meter. Tapi, pertemuan berikutnya disepakati penerapan standardisasi akan ditunda., Menunggu perhitungan dan kesepakatan oleh seluruh anggota di tingkat internasional.
c. Keterampilan gerak permainan sepak bola
1. Keterampilan mengumpan bola (Passing)
     Adalah memberikan bola kepada rekan setim yang bertujuan untuk tetap menguasai bola (ball possession). Sebuah serangan dibangun dari serangkaian proses passing.
a) Mengumpan menggunakan kaki bagian dalam untuk memberikan bola jarak pendek. Bertujuan untuk mendapatkan bola yang akurat sesuai dengan sasaran dengan jarak pendek.
b) Mengumpan menggunakan kaki bagian luar.
Mengumpan dengan kaki bagian luar
Sumber: http://ideupdate.blogspot.com/2014/12/materi-sepakbola-kelas-8.html

c) Mengumpan dengan menggunakan punggung kaki.

2. Keterampilan menembak bola
     Meripakan salah satu karakteristik sepak bola yang paling dominan. Tujuan utama menendanh bola adalah untuk mengumpan (passing), dan menembak ke arah gawang (shooting at the goal).
     Menendang dibedakan menjadi beberapa macam jika dari perkenaan bagian kaki ke bola.
a) Menembak dengan kaki bagian dalam untuk mengumpan jarak pendek. Efektif untuk pertahanan.
b) Menembak dengan kaki bagian luar untuk mengumpan jarak pendek dengan perkenaan bola tepat pada kaki bagian luar.
c) Menembak dengan punggung kaki untuk menembak ke gawang atau shooting.

3. Keterampilan mengontrol bola
     Berikut beberapak teknik mengontrol atau menghentikan bola.
a) Mengontrol bola dengan telapak kaki
Teknik ini tergantung pada arah datangnya bola. 
     (1) Berat badan diletakkan di atas kaki tumpu, tangan dibuka dan mata melihat bola.
     (2) Jika bola datangnya mendatar, kaki penahan dijulurkan ke depan mengambut bola.
     (3) Tumit penahan ke bawah, ujung kaki menghadap atas. Bola dikurung antara telapak kaki dan tanah.
     (4) Kalau bola datangnya dari udara, waktu bola belum menyentuh tanah. Bola disentuh sedikit di atas rengah lingkaran.
b) Mengontrol bola dengan kaki bagian dalam
Teknik ini sangat efektif untuk menjaga bola agar tidak direbut lawan karena bola lebih aman di kaki bagian dalam pemain.
c) Mengontrol bola dengan kaki bagian luar
Teknik ini biasanya untuk bola yang bergulir diatas tanah. Menggunakan kaki bagian luar dengan tangan bergerak rileks menjaga keseimbangan.
d) Mengontrol bola dengan punggung kaki
Teknik ini biasanyaenghasilkan pantulan bola sedikit lebih jauh. Akan kesulitan jika kita tidak terbiasa dengan teknik ini.

4. Teknik menggiring bola
     Menggiring bola adalah menendang terputus-putus atau pelan. Bagian kaki dalam menggiring sama dengan bagian kaki untuk menendang. Tujuannya mendekati jarak sasaran, melewati lawan, dan menghambat permainan. Menggiring bola depan dengan kaki dalam maupun kaki luar.

5. Keterampilan menyundul bola
     Ini sering digunakan jika mendapat operan di atas kepala. Fungsinya untuk meneruskan bola atau mengoper bola dengan jarak pendek. Bertujuan mencetak gol saat berada di mulut gawang, memberi umpan untuk rekan pemain dan untuk mematahkan serangan lawan.

6. Keterampilan lemparan ke dalam
     Hal ini terlihat sederhana, namun pemain harus memahami beberapa hal penting tentang lemparan ke dalam. Lemparan ke dalam harus dilakukan dengan kedua tanagn, sementara kedua kaki harus tetap menginjak tanah. Adapun, untuk mepelmpar lebih keras, bisa berlari terlebih dahulu dan menyeret kaki belakang (drag)

2. Keterampilan Bola Besar Melalui Bola Voli
a. Pengertian permainan bola voli
    Bola voli merupakan olahraga permainan beregu. Permainan ini bisa dimainkan di dalam atau di luar ruangan. Tiap regu berusaha memasukkan bola ke daerah lawan melewati atas net.
b. Lapangan permainan bola voli
    Lapangan voli mempunyai ukuran yang telah distandarkan oleh FIVB. Masing masing lapangan ukurannya 9 × 9 meter, total panjang keseluruhan adalah 18 meter, sedangkan lebarnya 9 meter.
    Tinggi net memiliki ukuran yang telah ditetapkan. Ukuran standarnya sebagai berikut.
1) Tinggi net untuk laki laki : 2,43 meter.
2) Tinggi net untuk perempuan : 2,24 meter.
3) Lebar net : 1 meter.
4) Tinggi antena : 0,8 cm.
5) Tinghi tiang net : 2,55 meter.
6) Jarak antara tiang net dengan garis disamping lapangan : 0,5 - 1 meter.
c. Keterampilan gerak permainan bola voli
    Permainan bola voli dilakukan dengan memvoli bola di udara di atas jaring dengan maksud dapat menjatuhkan bola di dalam petak lapangan lawan untuk mencari kemenangan dalam bermain. Konsep keterampilan gerak dalam permainan bola voli.
1) Keterampilan passing bawah adalah teknis dasar terpenting dalam voli.
2) Keterampilan passing atas biasa dilakukan untuk membuat serangan yang mematikan bagi regu lawan.
3) Servis bawah untuk mengawali permainan dan serangan awal. Karena itu pemain berusaha membuat servis mematikan seperti laju bola cepat, keras, mengarah pada daerah kosong, mengarah pada pemain lemah dan sebagainya.
4) Servis atas dibedakan menjadi :
     a. Tennis servis
     b. Floating servis
     c. Cekis
5) Keterampilan smash/spike adalah memukul bola dengan keras agar memasuki daerah lawan, sehingga meraih nilai. Dilakukan ketika bola melambung di atas net. Rosesnya dibagi menjadi 4 yaitu :
   a. Awalan :
     (1) Langkah awalan normal berjarak 2,5 - 4 meter dari net.
     (2) Bagian basan rileks dan condong ke depan.
     (3) Berat badan dibagi rata pada kedua kaki pada persiapan awalan.

   b. Tolakan : 
     (1) Tumit dan jarak kaki menghentak lantai atau tanah.
     (2) Kedua lengan mengayun ke depan.
     (3) Telapak kaki, pinggul, dan batang tubuh digerakkan secara serasi yang merupakan gerakan yang sempurna.
     (4) Gerakan eksplosif dan lompatan vertikal.

   c. Memukul bola : 
     (1) Jarak bola di depan atas jangkauan lengan pemukul.
     (2) Lengan melecut dengan cepat, pukulan jola secepat dan setinggi mungkin. 
     (3) Perkenaan bola dengan telapak tangan tepat di tengah-tengah bola di bagian atas bola.
     (4) Setelah memukul bola, lengan membuat gerakan lanjutan ke arah garis tengah.
     (5) Pukulan yang benar akan menghasilkan bola top spin dan cepat.
6) Keterampilan blocking/bendungan dilakukan dengan cara meloncat dan membentangkan kedua tangan di atas net. Bertujuan menghadang bola datang dari smash lawan untuk dikembalikan ke daerah lawan.

B. AKTIVITAS PERMAINAN BOLA KECIL
1. Keterampilan Bola Kecil Melalui Permainan Softball
a. Pengertian permainan softball
    Permainan Softball termasuk permainan beregu yang dapat dikelompokkan ke dalam permainan bola pukul. Dimainkan oleh 9 pemain dan bermain dalam 7 inning. Cara memainkannya ialah seorang pemukul melakukan pukulan terhadap bola yang dilempar oleh pitcher (pelempar bola). Bola dipukul dengan tongkat pemukul (bat). Pitcher berada ditengah lapangan. Berikut pemain dalam satu tim softball.
1) Pelambung bola (Pitcher)
2) Penangkap bola (Catcher) berada dibelakang batter (pemukul)
3) Pemain penjaga menjaga base dan mematikan pelari sebelum sampai base yang dituju.
b. Perlengkapan permainan softball
1) Lapangan
Berbentuk segi empat. Ukuran lapangan sebagai berikut.
   a. Panjang setiap sisi 16,76 m.
   b. Jarak dari home base ke tempat pelempar 13,07 m.
   c. Tempat pelempar berdiri berukuran ±60 × 15 m.
   d. Mempunyai tempat hinggap disebut base. Base I, II, dan III, sedangkan base IV langsung dilewati. Base IV merupakan home base. Setiap base terbuat dari karet atau kanvas dengan ukuran masing masing 38×38 cm dan tebal 5-12,5 cm kecuali home base berukuran 42,5×21,5/22 cm sisi puncaknya 30 cm.
   e. Perpanjangan garis dari home base ke base I dan II disebut garis batas/sektor, gunanya untuk menentukan bola itu jatuh di dalam atau di luar garis batas.
Lapangan Softball
Sumber: http://walpaperhd99.blogspot.co.id/2015/11/lapangan-softball-gambar-jumlah-pemain.html

2) perlengkapan pemain sebagai berikut.
   a. Pemain penjaga memakai glove (semacam sarung tangan), berukuran 38×38 cm dan beratnya 283 gram. Penjaga belakang (Catcher) juga mengenakan pelindung kepala atau muka (masker/face mark) dan juga pelindung badan (body protector).
   b. Bola kulit terdiri dari campuran gabus dan karet. Lingkaran bola 30 cm
   c. Alat pemukul (stick) harus sesuai ketentuan PB PERBASASI dengan panjang tidak lebih 40 cm.
c. Peraturan dan cara bermain
    Berikut aturan dan cara bermain permainan softball.
1) Peraturan
   a. Jumlah pemain 1 regu 9 orang
   b. Pertandingan dipimpin wasit.
   c. Lamanya ditentukan oleh inning, sebanyak 7 inning. 
2) Permainan
   a. Dilakukan undian untuk mwnentukan regu penjaga dan pemukul.
   b. Dilakukan sebanyak 7 inning. Dalam pertandingan antar sekolah dibatasi dengan waktu 1½ jam, dengan catatan mencapai 5 inning penuh.
   c. Apabila regu tidak datang waktu pertandingan, dinyatakan kalah dan regu menang 7-0.
   d. Nilai tidak terhitung jika terjadi bersamaan dengan terjadinya out yang ke-3 di first base atau dikatuk ditempat lainnya (sebelum mencapai base).
3) Pitching
   a. Pitcher harus berdiri di pitcher's plate atau kedua kaki cukup menyentuh dengan tumit ujung kaki.
   b. Pitcher harus menghadap ke batter.
   c. Pitcher harus memegang bola jika akan melakukan pitching dan harusdi depan badan.
   d. Saat pitching, pitcher hanya boleh melangkah 1 langkah ke depan/ke arah batter ean gerakan hanya simultan.
   e. Putaran lengan hanya 1 kali (ke belakang).
   f. Pitcher hanya boleh menahan bola selama 30 detik.
   g. Antarkotak bola dengan glove  paling cepat 2 glove.
   h. Pelanggaran oleh pitcher, dinyatakan illegal pitch (tidak sah).
   i. Jika terjadi illegal pitch, bola dinyatakan mati, pelari dari base maju satu base, pemukul (batter) memperoleh yambahan bola.
4) Batting
   a. Pemukul harus berdiri di dalam batter's box.
   b. Pemukul harus sesuai ururan pemukul atau harus sesuai dengan daftar pemain yang ada di panitia.
   c. Apabila terjadi out ke-3 (mati ke-3) pada waktu seorang batter belum menyelesaikan gilirannya, maka dia akan menjadi pemukul pertma pada inning berikutnya.
5) Strike
   Strike dinyatakan kepada batter, apabila :
   a. Pemukul berhasil atau tidak berhasil memukul bola dari pitcher yang masuk strike zone maupun yang tidak masuk strike zone.
   b. Foul tape yang ditangkap catcher.
   c. Foul ball yang terjadi sebelun pukulan ke-3 dan tidak tertangkap oleh fielder (penjaga).
   d. Bola dari pitcher dipukul oleh batter tetapi tidak kena.
6) Sliding yaitu berhenti pada suatu base sambil mengerem dengan menjatuhkan badan ke muka atau ke belakang agar sukar di-tick.
7) Cara mendapatkan angka
   a. Setiap pelari dengan pukulan yang baik dan dapat kembalai melampaui home base mendapatkan nilai 1.
   b. Bola dipukul melambung terlalu tinggi dinyatakan mati serta pelari lain harus kembali ke base semula ditempati agar tidak dibakar basenya, pelari yang kembali dapat di-tick.
   c. Home run, terjadi apabila bola yang dipukul tidak dapat ditangkap, dengan nilai 2.
d. Keterampilan permainan softball
1) Keterampilan melempar
   a. Lemparan atas (overhand throw)
   b. Lemparan samping (side hand throw)
   c. Lemparan bawah (underhand throw)
2) Keterampilan menangkap
3) Keterampilan memukul bola
   a. Pukulan lurus.
   b. Memukul bola melambung.
   c. Memukul bola rendah.  
   d. Pukulan sentuhan pada bola.
4) Keterampilan mematikan lawan
   a. Tick sebelum pelari sampai di base.
   b.  Jika pelari menuju base, maka cukup membakar atau menginjak base yang akan dituju pelari.
   c. Regu pemukul dinyatakan mati 3 kali, makan diadakan perkuran posisi.

2. Keterampilan Permainan Bola Kecil Melalui Bulu Tangkis
a. Pengertian dan sejarah permainan bulu tangkis
    Merupakan permainan individual dengan satu lawan satu atau dua lawan dua menggunakan raket untuk memukul dan kok untuk objek pukul. Bertujuan mengumpulkan poin hingga angka 21. Pemain yang terlebih dahulu mendapat 21 angka adalah pemenang.
b. Perlengkapan dan lapangan permainan bulu tangkis
1) Lapangan dengan ukuran standar panjang 13,40 m dan lebar 6,10 m.
2) Net dengan tinggi 155 cm.
3) Senar dan raket
4) Sepatu dan kaos kaki.
5) Shuttlecock dengan berat berkisar 5,67 gram. Umumnya panjang kok 8,8 cm. Panjang badan 6,5 cm dan panjang kepala 2,3 cm.
c. Keterampilan permainan bulu tangkis
1) Keterampilan posisi berdiri dan footwork.
2) Keterampilan memegang raket.
   a. American Grip
     (1) Memegang raket bagian ujung seperti memegang pemukul kasur.
     (2) Ibu jari dan jari telunjuk menempel pada tangkai.
   b. Forehand Grip
     (1) Raket dipegang dalam posisi miring.
     (2) Ibu jari dan telunjuk menempel pada tangkai raket yang sempit.
     (3) Pada waktu memegang raket tidak bole diubah ubah.
   c. Backhand Grip
     (1) Raket dipegang dalam posisi miring.
     (2) Ibu jari di bagian belakang tangkai raket, sedangkan jari tangan diletakkan di bagian depan.
   d. Combination Grip
     (1) Raket yang dipegang dalamnposisi miring.
     (2) Jari telunjuk di bagian depan menghadap ujung raket, ihu jari memangkul di tangkai raket sisi belakang dan jari jari yang lain ditekuk kebawah tangkai raket.
3) Keterampilan Servis
   a. Keterampilan gerak servis panjang/tinggi dimanak menerbangkan joj setinghi tingginya.
   b. Keterampilan gerak servis pendek dimana kok melintas tipis melewati net.
     (1) Berdiri 10 cm dari garis servis pendek.
     (2) Kaki kanan di depan dan berat badan tertumpu kaki kanan.
     (3) Ayunkan raket pelan dan lepaskan kok hingga terjadi persentuhan.
     (4) Persentuhan terjadi dibawah pinggang dan sasarannya garis servis pendek.


Wah akhirnya udah sampe di penghujung blog nya nih. Gimana? Udah pahamkan yah? Semoga dapat ilmu baru yang bermanfaat. Amin

Udah dulu untuk blog kali ini yah, nanti kita ketemu lagi. Sampai jumpa!

Wassalamu'alaikum wr. wb.

Apa itu Efek Dunning-Kruger? Merasa Paling Tahu Padahal Salah? Bisa Jadi kamu Terjebak Fenomena Ini

Pernah ketemu orang yang sok tahu banget, padahal salah? Atau jangan-jangan kalian salah satu dari mereka yang pernah ngerasain paling jago ...